NABIRE – Bantuan sosial berupa makanan tambahan bergizi kepada anak terlantar, disabilitas terlantar dan lanjut usia yang diserahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire diprotes oleh warga. Karena menilai sasarannya tidak ke anak terlantar tetapi kepada anak-anak yang punya orang tua. Protes tersebut disampaikan salah seorang warga Nabire, Niko Rumayomi.

Protes Niko Rumayomi disampaikan kepada staf Dinas Sosial di depan kantor ketika melihat dan membaca penyerahan bantuan sosial kepada anak-anak terlantar, disabilitas terlantar dan lanjut usia terlantar di Aula Dinas Sosial Kabupaten Nabire, Selasa (30/8) siang. Tidak puas di kantor Dinas Sosial, Rumayomi ke Redaksi Papuapos Nabire untuk protes hal ini.

Menurut Niko Rumayomi, sasaran penerima bansos tersebut bukan anak-anak terlantar tetapi anak-anak yang punya orang tua. Kalau bilang anak terlantar itu mereka tidur bangun di terminal, tidak ada keluarga sehingga tidur bangun di terminal. Anak-anak aibon yang suka berkelompok pada malam hari dan taputar sepanjang. Mereka ini, tidur bangun di terminal dan siang taputar karena memang terlantar, tidak punya orang tua.


BACA berita selengkapnya di Koran Papuapos Nabire atau kunjungi edisi koran digital epaper di https://www.papuaposnabire.com/epaper