NABIRE - Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Rabu (26/11/25), menerima tiga unit motor pengangkut sampah dari Bank Papua. Penyerahan tiga motor pengangkut sampah tersebut di Kantor DLH Nabire.

Dikatakan Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawennari dalam sambutannya, penyerahan bantuan CSR berupa 3 unit motor pengangkut sampah Viar bagi Pemerintah Kabupaten Nabire melalui DLH Kabupaten Nabire.

Pemerintah Kabupaten Nabire terus mendorong penguatan tata kelola lingkungan yang lebih baik, terutama dalam pengelolaan persampahan seiring dengan pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang meningkat, kebutuhan akan sarana pendukung kebersihan juga ikut bertambah. 

Karena itu, bantuan 3 unit motor pengangkut sampah ini sangat berarti dan memberikan kontribusi nyata untuk mendukung operasional petugas kebersihan dalam menjaga lingkungan kota yang bersih, sehat dan tertata.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nabire, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada perusahaan yang telah memberikan dukungan melalui program CSR-nya. Kemitraan seperti ini merupakan contoh nyata kolaborasi,” katanya. 

Matheus Althiberg Mual, selaku Pemimpin Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Papua dalam sambutannya mengatakan, Bank papua sebagai bank kebanggaan masyarakat di tanah Papua, tidak hanya berperan dalam memberikan layanan perbankan, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial melalui berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR).

"Melalui CSR kami berkomitmen untuk ikut serta membangun masyarakat, khususnya penyerahan bantuan 3 unit motor Viar oleh Bank Papua kepada DLH Kabupaten Nabire melalui program CSR bantuan tersebut bertujuan untuk menunjang kegiatan operasional lapangan dalam menjaga kebersihan lingkungan dan kelestarian lingkungan hidup,” katanya.

Pemberian motor merupakan wujud komitmen Bank Papua untuk mendukung peningkatan kinerja pelayanan publik, khususnya petugas lapangan.

Kegiatan ini diharapkan memberikan dampak positif bagi kebersihan kota, kesehatan masyarakat dan efektivitas pengawasan serta pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Kepala DLH Nabire, Arfan Natan Palumpun, kepada awak media ini mengatakan, jumlah timbulan sampah per hari untuk Kabupaten Nabire sekitar 73, sekian ton. Pihaknya dituntut dari Kementerian LH dengan edaran kementerian bahwa di 2030 tempat pembuangan akhir TPA harus ditutup.

"Ijin pak Wakil, ini menjadi tempat yang sangat berat bagi kami di DLH bahwa suka duka kami banyak dan ini jadi alasan kami untuk tiap hari bekerja menangani sampah," katanya. 

Arfan tak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Papua, karena sudah mau berkolaborasi dan memberikan tiga buah motor roda tiga untuk menunjang kebersihan Kota Nabire.(rob)