NABIRE – Untuk menghidupkan aktifitas masyarakat di Nabire, Bupati Nabire, Mesak Magay bersama Wakil Bupati Ismail Jamaluddin perlu didukung oleh komponen lain. Karena, tidak cukup hanya mengandalkan Bupati untuk menghidupkan Nabire lebih maju, stabil dan penuh dinamika dalam pembangunan dan kehidupan bermasyarakat di daerah ini.

Langkah pertama, Bupati Nabire, Mesak Magay sudah menggebraknya dengan menunjuk beberapa pejabat pimpinan organisasi perangkat daerah dan mengungkap permasalahan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga honorer di daerah ini serta melantik Tim Pengerak PKK Kabupaten Nabire.

Tokoh Pemuda Nabire, Udin Mardin menilai Bupati Nabire Mesak Magay sudah memulai langkah=langkah pembenahan Nabire dengan menunjuk beberapa pejabat sebagai pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nabire. Oleh karena itu, untuk mewujudkan Nabire sebagai kota berkembang dan maju, perlu didukung oleh komponen lain seperti Tim Penggerak PKK, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) dan lembaga-lembaga lainnya seperti Karang Taruna.

Udin Mardin menambahkan, untuk menggerakkan kompenen pendukung kemajuan Nabire seperti Tim Penggerak PKK, KONI, KNPI, dan Karang Taruna, OPD yang terkait dengan lembaga-lembaga ini ikut serta untuk mendukung mewujudkan aktifitasnya di lapangan.

Tidak hanya OPD di tingkat kabupaten tetapi dukungan Kepala Distrik, Lurah dan Kepala Kampung juga ikut berperan untuk menghidupkan kegiatannya di tingkat distrik, kelurahan dan kampung.

Tokoh Pemuda ini menilai, untuk menghidupkan aktifitas dan gerakan masyarakat agar Nabire bergairah dan bergelora, Tim Penggerak PKK perlu menghidupkan kembali kegiatan PKK di tingkat kabupaten, distrik, kelurahan dan kampung, agar ibu-ibu di kampung/keluarahan dandistrik juga ikut mengambil bagian di dalam membina keluarga dan ekonomi melalui kegiatan produktif seperti menata pekarangan sebagai halaman apotik hidup, mengembangkan kreaktifitas menyulam, menjahit dan kegiatan positif lainnya.

Udin menambahkan, Nabire juga perlu dihidupkan melalui kegiatan olahraga dengan menghidupkan semua cagang olahraga (cabor) di KONI dengan menggelar berbagi event dan turnamen misalnya turnamen sepakbola, bulu tangkis, takraw, tinju, bola volli belahdiri dan cabor lainnya. Ketika ada event olaraga, ada nilai ekonomisnya sehingga masyarakat khususnya ibu-ibu menjual barang yang bisa laku di tempat.

Sementara pembinaan kaum muda di setiap kampung, Udin Mardin menilai perlu menghidupkan kembali Karang Taruna dan KNPI di tingkat distrik, kelurahan dan kampung. Organisasi pemuda tingkat kelurahan dan kampung menjaga penggerak kegiatan di kampung.

Ia menilai dengan menghidupkan kembali event dan turnamen dari cabor yang ada dan menghidupkan kembali kegiatan PKK di setiap distrik, kelurahan dan kampung, sambil memberdayakam pemuda lewat Karang Taruna dan KNPI, aktiftas masyarakat di daerah hidup.

Untuk menghidpkan kembali kegiatan PKK di kampung dan mendukung aktifitas-aktifitas yang pembinaan pemuda, kegiatan PKK dan pemuda di kampung bisa ditunjang dengan dana desa yang dikucurkan pemerintah ke setiap kampung.

Udin Mardin menilai, untuk mendukung kegiatan yang melibatkan banyak orang dan menghidupkan kegiatan masyarakat di daerah ini dibutuhkan dukungan dari OPD yang terkait dengan komponen-komponen dukungan pemerintah untuk menggelorakan Nabire sedang membangun, Bangun Nabire. (ans)