NABIRE - Dengan tema yang diangkat, ‘Membangun generasi Qurani membentuk akhlak dan karakter bangsa’, bahwasannya kalau setiap distrik, setiap desa, kampung dan kelurahan maupun di tempat-tempat lain ada Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) ini merupakan suatu hal yang luar biasa dan ini pendidikan non-formal yang mana harus dihidupkan dan membantu dalam rangka anak-anak usia dini dalam hal pembentukan karakter.

Staf Ahli II Bidang Kemasyarakatan, SDM dan Pengembangan Otsus Provinsi Papua Tengah, Ukkas, S.Sos., M.kp, menyampaikan harapannya dengan bangunan yang cukup bagus ini, agar dimanfaatkan dengan baik. Sehingga tempat ini dipergunakan untuk menimpa ilmu, di bidang baca hafal Al-Qur'an dan generasi ke depan mempunyai Akhlakul Karimah.

"Karena anak-anak yang berada di sini kebanyakan SD-SMP dan berharap kepada orang tua agar membawa anaknya ke TPA untuk belajar Al-Qur'an dan berharap bangunan yang ada agar dirawat dengan baik, karena ini amanat donatur, baik dari masyarakat, pemerintah untuk membangun ini dan bisa dimanfaatkan oleh warga tanpa memandang suku," kata Ukkas ketika diwawancarai usai meresmikan Gedung TPA Nurul Iman, Kamis (5/2/2026).

Ketua Pembangunan TPA Nurul Iman, Makhrusin mengatakan biaya yang dipakai inikan melalui sedekah atau infaq dari orang-orang, di mana pembangunannya baru lantai 1 saja, dengan harapan bisa dipakai pendidikan anak-anak. 

“Alhamdulillah dengan kekompakan niat tulus dan ingin mempunyai gedung yang standar dan layak, walaupun di awal hanya dimodali Rp20 juta. Akan tetapi, dengan habisnya pembangunannya ini mencapai Rp814 juta dan uang yang terkumpul senilai Rp715 juta,” katanya.

Ia menambahkan sehingga kekurangannya masih ada Rp99 juta, dalam hal ini Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyumbangkan dana sebesar Rp100 juta dari Rp715 juta yang ada. 

"Dari pembangunan yang telah dibangun, diharapkan aula ini bisa digunakan untuk orang-orang sekitar, seperti orang mau nikah dan bangunan TPA ini agar bisa dimanfaatkan oleh warga sekitar," ujarnya.

Harapannya dari pemerintah daerah maupun Pemerintah Provinsi Papua Tengah, ada perhatian untuk di dalam TPA ini, karena fasilitas kelengkapannya memang belum ada, seperti AC, kipas angin belum ada dan pagar halaman masjid juga belum dibaguskan.(edi)