Atasi Bencana Puncak, Pj Gubernur Papua Tengah Programkan Bangun Gudang
NABIRE – Bencana kekeringan/hujan es di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak, berdampak terhadap warga setempat. Salah satunya kekurangan bahan makanan lantaran warga setempat gagal panen. Atas persoalan itu, Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, memprogramkan akan membangun gudang di lokasi itu untuk menampung kebutuhan warga. Sehingga ketika terjadi hal serupa di masa-masa mendatang, pasokan pangan warga akan terjaga ketika ada gudang penampungan di sana.

NABIRE – Bencana kekeringan/hujan es di Distrik Agandugume dan Distrik Lambewi, Kabupaten Puncak, berdampak terhadap warga setempat. Salah satunya kekurangan bahan makanan lantaran warga setempat gagal panen. Atas persoalan itu, Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, memprogramkan akan membangun gudang di lokasi itu untuk menampung kebutuhan warga. Sehingga ketika terjadi hal serupa di masa-masa mendatang, pasokan pangan warga akan terjaga ketika ada gudang penampungan di sana.
“Secara alamiah masyarakat di sana itu sebenarnya mereka sudah tahu bahwa ini akan muncul. Nah ini yang tadi ibu sampaikan tidak ada komitmen dari pemerintah setempat. Kalau ini terulang setiap tahun atau lima tahun sekali, harusnya kita sudah ada persiapan-persiapan,” ujarnya.
Kata Pj Gubernur Ribka Haluk, dirinya sudah memerintahkan Sekda dan Kepala Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah untuk memprogramkan pembangunan gudang di daerah itu. Pembangunan gudang akan didanai dari sumber dana APBD Provinsi Papua Tengah.
“Kalau tidak tahun ini, berarti tahun depan. Saya pikir kita harus bantu masyarakat dengan cara ini. Secara teknis akan diatur melalui Sekda dan Kadinsos tapi sesuai perintah gubernur harus ada gudang di sana untuk penyiapan logistik,” tambahnya.
Tim Reaksi Cepat Kesehatan Ikut Serta
Sementara itu, tim reaksi cepat kesehatan yang dikoordinir oleh Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan KB Provinsi Papua Tengah, dr. Silwanus A. Sumule, Sp.OGa, MH.Kes, turut serta dalam penanganan bencana di dua distrik di Kabupaten Puncak itu.
“Khusus untuk bidang kesehatan, dari kemarin setelah saya diperintahkan oleh Ibu Gubernur, kami bangun komunikasi dengan dokter-dokter senior yang ada di Puncak. Pada prinsipnya mereka siap berkolaborasi dengan tim reaksi cepat dari Pemprov Papua. Kami akan segera mendorong sejumlah obat-obatan dan juga beberapa tenaga yang kami akan kirim ke sana,” tuturnya saat penyerahan simbolis bantuan, dua hari lalu.
Tambahnya, bersama-sama dengan tim yang ada di Ilaga, nanti akan diskusikan apakah kita ke Sinak atau langsung menuju lokasi yang sudah ditetapkan. “Hari ini saya akan mendapatkan jawaban dari teman-teman yang ada di sana,” tambahnya.
Lebih lanjut dikatakan, selain bantuan obat-obatan yang sudah diberikan ada juga kegiatan pengobatan di sana.
“Data yang kami dapatkan, pelayanan kesehatan sejak tahun 2021 tidak ada. Sehingga saat melakukan penanganan terkait bencana, tim kesehatan juga akan ada pemberian imunisasi dan beberapa pelayanan kesehatan lainnya yang akan dilakukan di sana,” ujarnya.
Terkait dengan dukungan penanganan bencana, Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah, Zakharias F. Marei, M.MT, menuturkan, OPD teknis Dishub akan juga mendukung program ini untuk pengiriman bahan makanan sampai di loasi.
“Terkait dengan armada yang nanti digunakan kita juga akan mengkoordinasikan dengan penerbangan tersebut. Sehingga ini semua bisa berjalan dengan baik. Juga berkoordinasi dengan teman-teman di dinas perhubungan di daerah terutama di daerah tempat bencana dalam hal ini Dishub Kabupaten Puncak. Bahkan kami sendiri kalau ada staf yang perlu disana kami siapkan untuk mendampingi kesana,” ujarnya. (ros)
Bagikan artikel ini



