NABIRE - Memasuki pertengahan tahun 2025, Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Nabire, sebagai Ibukota Provinsi Papua Tengah, diajak untuk mengevaluasi kinerja dan memperkuat komitmen dalam melayani masyarakat. Ajakan ini disampaikan langsung Wakil Bupati Nabire, H. Burhanuddin Pawennari, mewakili Bupati Mesak Magai, S.Sos.,M.Si, dalam apel gabungan yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Daerah (Pemda), Senin, (02/06/2025).

Dalam arahannya, H. Burhanuddin Pawennari menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kebersihan lingkungan kerja. Ia menyoroti masih adanya kantor-kantor yang kurang terawat, halaman yang tidak bersih dan kurangnya sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD). 

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan minimnya kepedulian terhadap aset pemerintah dan kualitas pelayanan publik. "Saya minta kepada seluruh kepala OPD untuk menertibkan tenaga kontrak dan honorer agar bekerja sesuai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) serta menjaga kebersihan lingkungan kantor," tegasnya.

Selain penekanan pada aspek kedisiplinan dan kebersihan, Wakil Bupati Nabire mengajak seluruh ASN untuk memfokuskan perhatian pada lima program prioritas pembangunan daerah. Program-program ini dirancang untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat dan mendorong kemajuan wilayah Papua Tengah secara menyeluruh.

Kelima program prioritas tersebut meliputi peningkatan kualitas pendidikan, dengan memastikan ketersediaan dan pemerataan guru di seluruh distrik. Hal ini diharapkan dapat memberikan akses pendidikan yang lebih baik bagi seluruh anak-anak di Nabire.

Selanjutnya, peningkatan layanan kesehatan menjadi fokus utama, melalui penyediaan fasilitas yang memadai dan tenaga medis yang profesional. Upaya ini bertujuan untuk memastikan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang optimal dan merata.

Program prioritas ketiga adalah peningkatan kesejahteraan masyarakat, yang akan dicapai dengan mengelola potensi kekayaan alam secara berkelanjutan. Pengelolaan yang bijak diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan keberlanjutan lingkungan.

Peningkatan infrastruktur wilayah juga menjadi prioritas untuk mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah. Pembangunan infrastruktur yang memadai diharapkan dapat membuka peluang baru bagi investasi dan pergerakan barang serta jasa.

Terakhir, pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat ditekankan guna menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga Nabire. Dengan lingkungan yang tertib, diharapkan aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar tanpa gangguan.

Di akhir sambutannya, Wakil Bupati Nabire mengajak seluruh ASN untuk lebih proaktif, inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Ia menekankan pentingnya membangun kerjasama yang solid dan saling mendukung dalam setiap tugas dan tanggung jawab yang diemban. 

"Kedisiplinan dan etos kerja adalah fondasi utama keberhasilan organisasi pemerintah. Mulailah dari diri sendiri untuk meningkatkan produktivitas dan menjaga integritas dalam setiap tugas yang diemban," pungkasnya.(sam)