NABIRE – Asisten III Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Nabire, Benoni Ayorbaba, S.Sos., mewakili Bupati Nabire, menghadiri sekaligus membuka secara resmi kegiatan seminar yang diinisiasi oleh Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kabupaten Nabire, Jumat (3/7/2026). 

Bertempat di Aula RRI Nabire, Benoni menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada GAMKI atas inisiatif positif dalam menyelenggarakan kegiatan yang dianggap sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan karakter pemuda saat ini.

Dalam arahannya, Benoni menyoroti pentingnya melihat peristiwa sejarah secara objektif dan bertanggung jawab. Menurutnya, sejarah merupakan bagian dari perjalanan bangsa yang harus dipahami sebagai pelajaran berharga agar setiap langkah ke depan dapat diambil dengan lebih bijaksana. Ia menegaskan bahwa Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah adalah rumah bersama bagi seluruh elemen masyarakat yang hidup dalam keberagaman suku, agama, dan budaya.

Benoni menekankan kemajemukan yang ada di atas tanah ini bukanlah sumber perpecahan, melainkan kekuatan besar yang harus dipelihara bersama. Oleh karena itu, ia berpesan kepada segenap generasi muda, khususnya keluarga besar GAMKI, untuk menyadari peran vital mereka sebagai penentu arah masa depan Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah. Generasi muda diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat keharmonisan di tengah perbedaan yang ada.

Lebih lanjut, Asisten III ini mengajak seluruh anak muda untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui pendidikan, pengembangan keterampilan, inovasi, dan penguasaan teknologi. Ia menyebut bahwa daerah ini membutuhkan sosok generasi muda yang cerdas, berkarakter, beriman serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat agar mampu bersaing, baik di kancah nasional maupun internasional dalam menghadapi tantangan zaman.

Sebagai kader GAMKI, para pemuda diminta untuk menjadi teladan nyata di tengah kehidupan bermasyarakat. Benoni berharap anggota GAMKI dapat menjadi pelopor dalam hal toleransi, perdamaian, pembangunan serta persatuan. “Tunjukkanlah bahwa pemuda Kristen mampu menjaga keharmonisan, memperkuat kebangsaan serta berperan aktif dalam membangun kesejahteraan masyarakat,” ujar Benoni dalam sambutannya.

Mengakhiri arahannya, Benoni menyampaikan harapan besar agar seminar ini dapat melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang mampu memperkuat semangat nasionalisme dan persaudaraan antar sesama anak bangsa. 

Ia juga berharap kegiatan ini menghasilkan komitmen bersama dari seluruh peserta untuk terus menjaga agar Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah senantiasa dalam suasana yang aman, damai dan kondusif bagi seluruh masyarakat. (amd)