NABIRE - Kantor Perum Damri terkena musibah akibat angin kencang yang mematahkan pohon dan menghancurkan Kantor Damri beberapa waktu lalu. 

Musibah tersebut langsung direspon oleh Kepala Area Manager IV Papua Maluku dan Maluku Utara, Moch. Isa Renyaan, SE, dengan melakukan kunjungan dalam rangka melihat langsung Kantor Cabang Perum Damri Nabire.

Moch. Isa Renyaan, kepada Papuapos Nabire saat diwawancarai mengatakan, kunjungan yang dilaksanakan itu mewakili daripada Direksi Perumdamri, Kantor Pusat untuk melihat dari dekat kondisi yang terjadi pada Perumdamri Kantor Cabang Nabire, yang mana diketahui bersama bahwa tanggal 21 Januari kemarin itu terjadi musibah pada Kantor Cabang Nabire.

Akibat angin kencang yang mengibatkan pohon tumbang menimpa kantor yang ada di Damri, yang menyebabkan operasional Damri agak terganggu, terutama masalah penyediaan data kantor.

"Ini yang saya juga melihat, saya ikut prihatin kepada anak-anak buah saya, adik-adik saya yang berada di Damri Nabire," ujar Renyaan.

Ditambahkannya, Perumdamri khususnya di wilayah timur, Maluku, Maluku Utara, Papua keseluruhannya. Tugas utama Perumdamri adalah pelayanan angkutan keperintisan yang sentra operasional di daerah-daerah pedesaan. Artinya penumpang-penumpang yang diangkut itu orang-orang desa.

"Jadi pelanggan-pelanggan kita itu adalah orang-orang kecil, orang-orang pasar. Mereka bukan orang-orang berduit," katanya. 

Moch. Isa berharap agar ada respon cepat dari pemerintah, karena pihak Damri juga sampai saat ini belum bisa melayani masyarakat sepenuhnya, karena kantor hancur dan rusak.(rob)