NABIRE - Bupati Kabupaten Nabire Isaias Douw, S.Sos.,MAP ketika menjadi Inspektur Upacara (Irup) pada Apel Gabungan Awal Bulan Desember 2017, Senin (4/12), bertempat di Halaman Kantor Bupati Nabire dalam amanatnya mengatakan, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Nabire untuk wajib mengikuti Apel Gabungan Awal Bulan. Kata Bupati Isaias, setiap ASN harus melayani dengan hati, ibarat kebun, kantor adalah kebun yang harus kita kerjakan. Siapapun yang tidak hadir dalam apel gabungan awal bulan, ULP tetap dipotong tanpa terkecuali. “Sekarang semua SKPD saya akan cek semua, saya akan cek berapa ULP yang akan dipotong setiap SKPD, karena semua absen ada ditangan saya. Jangan seenaknya saja, tidak masuk kerja, tidak ikut apel baru mau dapat ULP. Saya juga ditekan oleh pemerintah pusat, provinsi, jadi saya juga harus tekan saudara-saudara,” ungkapnya. Lanjutnya, ASN di lingkungan Pemda Kabupaten Nabire harus menggerakkan roda pemerintahan di daerah ini, melayani masyarakat. Dan kepada pegawai-pegawai yang sudah tidak mengabdi di kabupaten ini sebagai ASN, tetapi gajinya masih diberikan akan copot kepala dinasnya. “Bendahara-bendahara gaji yang ada di SKPD, perhatikan dengan baik, jangan main-main dengan saya. Ingat saya tahu mana pegawai yang sudah tidak mengabdi di Nabire, tetapi gajinya masih jalan, siap-siap bendahara dan kepada SKPDnya tanggung jawab. Semua datanya ada di saya, saya juga tahu siapa-siapa orangnya,” tegasnya. Bagi pegawai yang sudah pindah dan mengabdi di Dogiyai, Paniai, Deiyai, Intan Jaya segera stopkan gaji mereka, karena daerah rugi besar. Orangnya mengabdi di daerah lain dapat fasilitas dari kabupaten lain, baru masih terima gaji lagi dari Kabupaten Nabire. Tambah bupati, Nabire dibangun atas dasar Bhinneka Tunggal Ika, sehingga tidak boleh ada perbedaaan. Nabire harus dijaga bersama-sama, tidak boleh saling membeda-bedakan suku dan agama. Semua sama di mata Tuhan, dengan persatuan dan kesatuan Nabire akan maju dan berkembang.(cad)