NABIRE - Diketahui bersama pada 4 Mei 2026, telah resmi diumumkan hasil Penilaian Sumatif Akhir Jenajang (PSAJ) tingkat SMA dan SMK seluruh Indonesia, termasuk SMA dan SMK yang ada di wilayah Kabupaten Nabire.

Untuk itu, pada Senin (4/5/26) juga di SMK Kesehatan Anigou Nabire digelar acara perpisahan peserta didik kelas XII jurusan medis dan juga jurusan sosial, berjumlah 43 murid yang merupakan angkatan XV yang lulus di akhir tahun pelajaran 2025/2026.

Dalam sambutannya, Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Kesehatan Anigou Nabire, Yosafat Nawipa, S.Pd mengatakan hari ini sesungguhnya bukan hari perpisahan, tetapi hari pembuktian. Di mana 3 tahun lalu anak-anak telah ditempatkan di bengkel, dapur studio dan juga di laboratorium. “Keringat kalian adalah kurikulum terbaik dan juga laporan PKL anak-anak adalah skripsi kehidupan,” terangnya.

Pada tahun pelajaran 2025/2026 ini anak-anak lulus di era Al, di Era Green Industry, maka ia berpesan selaku kepala sekolah hanya ada tiga yakni, kompeten, berkarakter dan berdampak. Jangan mau jadi pekerja, tetapi jadilah pencipta kerja dan jangan merusak alam demi masa depan anak cucu.

“Di tempat yang berbahagia ini, ijinkan saya selaku kepala sekolah menyampaikan ucapan terima kasih kepada orang tua murid yang telah memberikan kepercayaan kepada kami pihak sekolah untuk mendidik anak–anak dan kini kami kembalikan,” ujarnya.

Tak lupa dirinya mengucapkan terima kasih kepada para guru yang telah setia mendampingi anak–anak sebagai orang tua kedua di sekolah dan juga terima kasih kepada orang tua di rumah yang telah menjad guru pertama di rumah sepanjang hayat.

Dengan demikian kepada ke-43 murid yang telah mengikuti ujian di akhir tahun pelajaran 2025/2026 yang merupakan angkatan XV, perlu ingat bahwa nama baik SMK Kesehatan Anigou Nabire ke tempat tinggi. “Kalau jatuh harus ingat anak SMK diajarkan untuk tidak menyerah, hanya diajarkan cara bangkit untuk lebih kuat,” pungkasnya. (des)