NABIRE - Debat Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire periode 2024-2029 yang berlangsung di Aula Radio Republik Indonesia (RRI) Nabire beberapa hari lalu.

Dalam steatmennya untuk strategi angka tertinggi HIV/AIDS di Kabupaten Nabire, Paslon Bupati 02 Mesak Magai mengatakan hal ini terjadi karena Nabire adalah kota sentral dan juga aktif terhadap proses pemeriksaan, sehingga itu wajar terjadi.

"Saya pikir persoalan ini bukan baru, itu sudah lama, sehingga selama ini yang terjadi adalah iklan-iklan melalui dinas terkait, melalui KPA, mimbar-mimbar gereja sudah jalan," tutur Mesak.

Dirinya menambahkan, cara untuk mengatasinya adalah kesadaran masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, sebagai calon Bupati Kabupaten Nabire bersepakat supaya untuk Kabupaten Nabire itu benar-benar angka itu dipastikan, maka beberapa kabupaten di atas harus proteksi juga, supaya angka ketinggian itu bisa menurun di Kabupaten Nabire.

Mesak Magai mengatakan, akan berperan untuk sosialisasi kepada lapisan masyarakat untuk kesadaran terhadap virus HIV/AIDS yang ada di wilayah Kabupaten Nabire dan Provinsi Papua Tengah.

"Kami sudah berperan aktif di dalam kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, baik melalui OPD-OPD terkait, LSM dan sebagainya wajib melakukan pemeriksaan, sehingga kita tau angka sebetulnya untuk Kabupaten Nabire," tutupnya.(joseph)