NABIRE - Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Dalam Negeri, merilis daftar pemerintah daerah berkinerja rendah.

Terdapat 55 kabupaten dan 3 kota tidak dapat nilai inovasinya atau disclaimer. Ternyata  ada 5 kabupaten di wilayah adat Meepago, Provinsi Papua masuk dalam daftar pemda berkinerja rendah yakni Kabupten Paniai, Deiyai, Dogiyai dan Intan Jaya. Sedangkan Kabupaten Nabire dan Mimika tidak masuk dalam daftar tersebut.

Tokoh intelektual Meepago, Andi Gobai berpendapat karena pemerintah daerah ‘miskin’ berinovasi.

“Dengan statement seperti ini muncul pertanyaan bahwa bagaimana mau wujudkan visi dan misi jika pemdanya miskin Inovasi, apalagi 10 besar di Indonesia,” tutur Andi dalam chat WhatsApp, Selasa (29/6/21) kemarin.

Menurut Andi, Inovasi pemerintah wajib dilakukan sejalan dengan semangat otonomi daerah. Pasalnya inovasi sebagai kunci untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, daya saing daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selan itu, dikatakan Andi, inovasi juga sebagai salah satu alat dalam mengakselerasi peningkatan daya saing dalam setiap elemen pemerintah, swasta dan masyarakat sipil harus melakukan inovasi.

Dia menambahkan, pemerintah pusat juga tahu bahwa pemerintah daerah mana yang serius layani rakyatnya dengan baik dan tidak.

“Maka kedepan pemda bisa memutikan dari dafar berkinerja rendah, jalanya adalah harus berinovasi,” kata Andi. (eby)