Aktifitas KBM SDN Unito Macet
UNITO - Aktifitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Unito macet sedikitnya sejak awal tahun pelajaran. Akibatnya halaman sekolah tertutup dengan rerumputan.

UNITO - Aktifitas kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Unito macet sedikitnya sejak awal tahun pelajaran. Akibatnya halaman sekolah tertutup dengan rerumputan.
Sementara itu kondisi dua ruang kelas dalam kondisi rusak sehingga butuh perbaikan berat.
Kepala Distrik Sukikai Selatan (Suksel), Kristianus Tagi saat meninjau sekolah tersebut awal September lalu menyayangkan kondisi sekolah yang dipenuhi dengan rerumputan dan rusaknya dua ruang kelas.
Menurut tokoh masyarakat Unito, Nolbertus Semu aktifitas KBM di SD ini tidak lancar sejak lama. Tenaga pendidik dan pengajar yang aktif cuma Dina Semu. Kerajinan dan dedikasinya mengabdikan diri secara sukarela itulah akhir bisa diangkat sebagai tenaga honorer daerah.
Tidak lancarnya aktifitas KBM ini tidak hanya di Unito tetapi hal yang sama juga di Kampung Bidau, Saikonai, dan Wigoumakida.
Mama Boma, seorang ibu rumah tangga di Kampung Tagiwo mengatakan dirinya protes jika ada anak didik yang masih buta tulis dan baca diikutkan sebagai peserta ujian akhir sekolah. Dia menghendaki guru di sekolah aktif sehingga anak didik bebas buta tulis dan buta baca.
Sejumlah masyarakat di Unito berharap aktifitas KBM di sekolah lancar kembali tidak hanya SDN Unito tetapi semua SD di Distrik Sukikai Selatan.
Kepala SD Negeri Unito, David Nokuwo, honorer Dina Semu bersama seorang sudah berada di Unito Sekam 19 September lalu untuk melaksanakan aktifitas KBM sebagaimana mestinya. (ans)
Bagikan artikel ini



