NABIRE - Akibat penyebaran Virus Corona yang makin menyebar, akhirnya ruas jalan Trans Nabire – Wasior (Kabupaten Teluk Wondama) di palang, sebab dengan adanya akses jalan darat ini membuat banyak masyarakat dari kabupaten tetangga ini dengan sangat mudah masuk dengan kendaraan darat ke wilayah Kabupaten Nabire. Kegiatan pemalangan jalan ini langsung dipimpin Kepala Distrik Yaur Petrus Sadi, S.Ip.,MAP bersama aparat gabungan TNI/Polri dan kegiatan pemalangan berlansung selama kurang lebih tiga hari dengan menebang pohon besar di ruas jalan sepanjang 10 KM. Dimana kita ketahui, bahwa akses jalan Trans Nabire – Wasior ini bukan buntutnya di Kabupaten Teluk Wondama saja, tetapi dapat juga menghubungkan beberapa kabupaten yang ada di Provinsi Papua Barat, yakni Kabupaten Teluk Wondama, Kaimana, Manokwari dan Kabupaten Teluk Bintuni. Sehingga dengan kegiatan penebangan pohon yang telah dilakukan selama kurang lebih 3 hari ini dapat memutuskan akses jalan darat Trans Nabire –Wasior dan kegiatan pemalangan itu tidak akan dibuka oleh pihak manapun sepanjang virus corona masih beraksi. Demikian dikatakan Kepala Distrik Yaur Petrus Sadi, S.Ip.,MAP kepada Papuapos Nabire dua hari lalu di kediamannya seraya menambahkan, sepanjang belum ada perintah Bupati Nabire dan tim Covid-19 Kabupaten Nabire, maka palang pada ruas jalan Trans Nabire – Wasior juga belum bisa dibuka. Lanjut kata Petrus Sadi, tentunya hal ini dapat dilakukan untuk melaksanakan kesepakatan para Bupati/Walikota dan Gubernur Provinsi Papua serta juga Instruksi Bupati Nabire yang telah memerintahkan untuk menutup akses jalan darat dalam kurun waktu penyebaran virus corona. Penebangan pohon besar untuk menutup akses jalan darat Trans Papua Nabire – Teluk Wondama di ruas jalan sepanjang 10 KM dan hal ini dilakukan oleh Kepala Distrk Yaur sebagai bentuk tindakan yang dapat menyelamatkan hajat hidup orang banyak yang ada di Kabupaten Nabire maupun masyarakat empat kabupaten yang ada di wilayah pegunungan. Untuk itu, selaku Kadistrik Yaur meminta kepada seluruh masyarakat agar kita patuh dan taat terhadap semua keputusan dan instruksi yang telah disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire maupun Pemerintah Provinsi dan Pusat demi keselamatan kita bersama masyarakat Kabupaten Nabire.(des)