Akibat Pandemi dan PPKM, Kegiatan Rutin DPPKB Nabire Batal
NABIRE – Akibat pandemi Covid -19 sejak triwulan II tahun lalu dan mulai diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPK
NABIRE – Akibat pandemi Covid -19 sejak triwulan II tahun lalu dan mulai diberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) oleh pemerintah, beberapa kegiatan tatap muka dengan kader Posyandu dan kegiatan tatap muka bersama warga di Kampung Keluarga Berencana (Kampung KB) batal dan tidak dilaksanakan.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Nabire, Andarias Kambu di ruang kerjanya, Selasa (7/9) mengatakan, beberapa kegiatan rutin untuk tatap muka dengan kader Posyandu saja tidak jalan. Karena, ada pembatasan pertemuan dan kerumunan semasa Pandemi Corona dan PPKM. Demikian juga halnya, pertemuan dengan masyarakat di Kampung KB.
Kambu menambahkan, dinas mau melaksanakan pertemuan dengan masyarakat di Posyandu ataupun di Kampung KB, kalau ada kasus covid -19 baru diantara peserta pertemuan, pertemuan tersebut akan dikatakan sebagai kloster pertemuan DPPKB.
Oleh sebab itu, untuk menghindari penyebaran virus saat pertemuan dan tidak mau ada klaster dari pertemuan DPPKB, pertemuan di Posyandu dan Kampung KB tidak dilaksanakan selama pandemi covid -19 dan PPKM yang diberlakukan pemerintah.
Ketika ditanya, apakah terpantau peningkatan jumlah ibu hamil selama pandemi corona dan PPKM, Andarias Kambu mengatakan, belum bisa dikatakan ada peningkatan jumlah ibu hamil atau tidak. Kerena, kader Posyandu di lapangan juga tidak mengadakan pertemuan dengan ibu hamil dan balita.
Kambu menyadari, tidak terlaksanakan sejumlah kegiatan rutin kantor dinas tidak hanya dialami oleh DPPKB tetapi juga dirasakan oleh dinas instansi lain. Sebab, sebagian besar anggarn diarahkan untuk penanganan Covid -19 di republik ini, termasuk di Kabupaten Nabire. (ans)
Bagikan artikel ini


