Akhyar Zulkarnaen Jabat Ketum PTMSI Nabire 2016-2020
NABIRE - Melalui Musyawarah Kabupaten Persatuan Tenis Meja Indonesia (Muskab PTMSI), Sabtu (10/9) di Cafe Noken, Akhyar Zulkarnaen terpilih untuk menduduki jabatan Ketua Umum PTMSI Kabupaten Nabire periode 2016 - 2020. Akhyar Zulkarnaen akan memimpin cabang olahraga yang se
Bagikan
NABIRE - Melalui Musyawarah Kabupaten Persatuan Tenis Meja Indonesia (Muskab PTMSI), Sabtu (10/9) di Cafe Noken, Akhyar Zulkarnaen terpilih untuk menduduki jabatan Ketua Umum PTMSI Kabupaten Nabire periode 2016 - 2020. Akhyar Zulkarnaen akan memimpin cabang olahraga yang sempat mengalami kevakuman kepengurusan di Kabupaten Nabire empat tahun kedepan.
Dalam Muskab yang relatif singkat itu, selain Ketum, Kepengurusan PTMSI Kabupaten Nabire juga telah dilengkapi. Duduk dijajaran Pengurus Kabupaten PTMSI Matheus Manage (Theo) sebagai Wakil Ketua I, Andi Rasbudi Wakil Ketua II dan Hj.Herni Damayanti Wakil Ketua III.Sekretaris dijabat M. Yasir dibantu Aswadi Hamid sebagai Wakil Sekretaris. Sementara Bendahara dijabat H. Syamsul Akmar dan Wakil Bendahara Asruddin, SP.Mengawali sambutan perdananya, Ketum terpilih PTMSI Kabupaten Nabire Akhyar Zulkarnaen menyatakan, terima kasih atas keperayaan peserta Muskab yang telah mempercayai dirinya untuk memimpin PTMSI Kabupaten Nabire empat tahun kedepan.Pemimpin Bank Papua KCP Sugapa Kabupaten Intan Jaya itu menyatakan, bahwa satu cita-cita bersama yang ingin diwujudkannya adalah bagaimana olahraga tenis meja berkembang di masyarakat secara luas.“Cita-cita ini bukan baru tetapi sudah lama. Sejak tahun 80-an saya masih ingat bagaimana semangatnya pecinta olahraga tenis meja begitu semangat untuk mengembangkan dan memasyarakatkan tenis meja di Kabupaten Nabire dan sekitarnya,” tuturnya.Namun dalam perjalananya, menurut Akhyar banyak kendala dan hambatan yang sulit dihindari dan itu merupakan dinamika bukan hanya di cabang tenis meja, di cabang olahraga lainya juga mengalami dinamika itu.“Tinggal bagaimana kita menyikapinya. Banyak hal yang bisa kita lakukan, seperti merubah mainset yakni bila hanya mengharapkan pemerintah daerah itu susah, kenapa karena cabang olahraga minta yang muluk, ngotot di pemerintah daerah. Semestinya kita yang harus konsentrasi dan fokus mengurus,” ungkapnya.“Memang ada cabang olahraga yang seharusya menjadi skala prioritas,” imbuhnya.Diterangkan Ketum terpilih, prestasi cabang tenis meja cukup membanggakan. Pada tahun 2008 sempat menjadi lima besar nasional untuk pemula (dibawah 14 tahun). Namun sejak itu hingga saat ini (kurun waktu 8 tahun) tidak ada lagi catatan prestasi yang ditorehkan petenis meja dari Kabupaten Nabire.“Kita sadari itu, semata-mata bukan karena masalah dana. Ini lebih pada masalah konsentrasi dan fokus dan kebersamaan mengurus PTMSI. Selama ini tenis meja hanya mengandalkan partisipasi keluarga atau orangtua. Banyak bakat tetapi tidak pernah dipoles karena fasilitas dan tempat yang tidak memadai,” jelasnya.Kedepan, tambahnya, bagaimana konsentrasi dan fokus kita sebagai pengurus untuk memperhatikan tenis meja serta hal-hal yang mendukungnya seperti fasilitas dan tempat strategis serta pembiayaan yang perlu dipikirkan. Semua elemen harus terlibat, membangun komunikasi dengan semua stekholder.Dirinya menyadari saat terpilih banyak kekurangan yang dimiliki sehingga membutuhkan dukungan dari semua elemen serta akan melakukan komunikasi dan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Pendidikan dan Dinas Pemuda dan Olahraga.Akhyar Zulkarnaen mengharapkan kepengurusan yang telah ada dapat bekerjasama, bahu membahu untuk mengembangkan dan memasyarakatkan olahraga tenis meja hingga keluar kota Nabire seperti di Lagari dan Nabire Barat.Akhyar meminta agar kepengurusan yang sudah terbentuk segera dikirim ke Jayapura untuk di-SK-kan selanjutnya diserahkan ke KONI Kabupaten Nabire. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



