NABIRE - Dalm rangka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di wilayah Provinsi Papua Tengah di delapan kabupaten, maka Ketua MRP-PPT, Agustinus Anggaibak, S.M, berharap agar Orang Asli Papua (OAP) di delapan kabupaten harus diprioritaskan. Artinya persentase 80/20 wajib dilaksanakan.


Ketua MRP-PPT, Agustinus Anggaibak, Rabu (21/08/24) kemarin mengatakan, pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten di Provinsi Papua Tengah (PPT) terkait dengan penerimaan CPNS tingkat provinsi dan kabupaten, pemimpin daerah dalam hal ini gubernur dan juga para bupati yang ada di 8 kabupaten agar penerimaan CPNS kali ini harus betul-betul serius terjawab.


Khususnya, tambahnya, untuk pendidikan nusantara dan MRP PPT sampaikan kepada pemerintah daerah tingkat kabupaten maupun provinsi untuk memberikan itu. "Dengan harapan besar supaya adik-adik yang kami miliki diperhatikan oleh pemerintah daerah, yaitu terutama para bupati dan juga ibu penjabat gubernur," ujarnya.


MRP PPT melihat untuk mencalonkan diri sendiri setiap calon CPNS yang membutuhkan dukungan dari Papua Tengah. "Dan itu kami sudah siap, mulai besok untuk sudah mulai dari Puncak, Puncak Jaya dan juga Intan Jaya akan memberikan rekomendasi resmi kepada calon-calon CPNS yang ada di setiap kabupaten," katanya,
Artinya bahwa interval hari ini MRP serius dan mempraktikkan nasib generasi penerus bangsa ini terutama anak-anak asli di Papua, bagaimana setiap mereka punya batik harus diperhatikan oleh pemerintah daerah baik dengan kabupaten maupun provinsi.


"Provinsi baru mulai dari awal ini kita harus berusaha menekan pengangguran yang ada di Provinsi Papua Tengah khususnya dan yang baik yang ada di perusahaan-perusahaan yang besar lainnya adalah anak-anak asli di daerah," pungkasnya.(rob)