NABIRE - Sebanyak 5 orang utusan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XIV Papua dan Papua Barat telah tiba di Universitas Satya Wiyata Mandala (USWIM) Nabire, Senin (13/8) dan langsung diterima oleh Rektor USWIM Nabire Drs Petrus I. Suripatty, M.Si , pembantu Rektor I J.M. Ramandey , Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Kependidikan (FKIP) Drs Obeth Rumadas serta sejumlah dekan dan dosen.Dihadapan utusan LLDikti Rektor USWIM Nabire Petrus I. Suripatty, menyampaikan terima kasih atas kunjungan tim LLDikti Wilayah XIV yang mana ingin melihat dari dekat Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi USWIM Nabire sebagai lembaga perguruan tinggi swasta yang legal dan sehat di wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat.Pada awal pertemuan Rektor USWIM mengatakan, kegiatan studi kelayakan yang dilakukan oleh tim LLDikti ini adalah kegiatan pemikiran yang terbangun atas cita-cita lembaga USWIM Nabire yang pada intinya ingin membuka satu program studi baru, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di USWIM Nabire guna menjawab kekurangan tenaga guru di wilayah adat Meepago dan Teluk Saireri.Sehingga kepada tim LLDikti yang telah hadir untuk melakukan studi kelayakan diharapkan memberikan masukan-masukan yang terbaik dengan melihat kepada seluruh adminitrasi yang telah disiapkan oleh lembaga USWIM dalam rangka membuka program studi baru PGSD. “Bila ada berkas yang kurang tolong diberikan masukan agar dapat disiapkan,” tutur Suripatty.Untuk itu, berkas syarat studi kelayakan yang telah disampaikan oleh lembaga USWIM Nabire melalui Fakultas FKIP ini diteliti yang baik agar berkas yang kurang bisa juga disampaikan untuk diperbaiki sesuai ketentuan aturan yang berlaku untuk membuka program studi baru sesuai harapan kita bersama.Sebab tugas membuka program studi baru PGSD di USWIM Nabire merupakan tugas bersama yang harus dikerjakan dan diselesaikan secara bersama, jika sudah ada ijin operasional program studi PGSD dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi melalui Badan Akreditasi Negara –Perguruan Tinggi (BAN-PT) dapat dipastikan jumlah mahasiswa/i baru akan dua kali libat dari jumlah mahasiswa yang telah terdaftar diawal tahun akademik 2018/2019.Untuk itu, kelima (5) orang utusan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah XIV Papua dan Papua Barat yang hadir di USWIM Nabire melakukan studi kelayakan lapangan pembukaan program studi baru PGSD, antara lain  Jane Wambrauw, S.Pd, Achmad A. Nasir selaku Analisis Kelembagaan LLDikti, RubenRumaropen, Soni Amunau dan Stefanus Simbiak. (erens rumbobiar)