48 Kader Yayasan KSK Punya Andil Tuntaskan Program Stop TB
NABIRE - Berdasarkan data yang ada di Kabupaten Nabire untuk tahun 2017, angka kasus TB adalah sebanyak 3.309 orang dengan jumlah kasus TBC
Bagikan
NABIRE - Berdasarkan data yang ada di Kabupaten Nabire untuk tahun 2017, angka kasus TB
adalah sebanyak 3.309 orang dengan jumlah kasus TBC yang paling menular
sebanyak 314 pasien, jumlah kasus TBC
menular biasa sebanyak 721 kasus dan TBC anak sebanyak 108 kasus. TBC adalah
salah satu penyakit menular yang berbahaya dan kita bersyukur bahwa Yayasan
Kristus Sahabat Kita (KSK) telah berupaya menangani selama kuang lebih 5 tahun
terakhir ini. Demikian dikatakan Duta TB Kabupaten Nabire, Yufinia Douw Mote, S.Si.T dalam sambutannya
pada saat Apel Gabungan Awal Bulan Maret tahun 2018 di Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Nabire, Senin (5/3) pukul 08.00 WIT yang dirangkai dengan penyerahan
kader TB secara simbolis kepada Pemerintah Kabupaten Nabire, yang bertempat di
halaman Kantor Bupati Nabire. Kata Yufinia, selama lima tahun ini, Yayasan Kristus
Sahabat Kita (KSK) telah melatih 48 kader dan melakukan Program Stop TB
dari pintu ke pintu di 14 kampung dan kelurahan. Yayasan Kristus Sahabat Kita melalui
para kader ini telah menunjukkan kemampuannya dalam menangani kasus TBC di
Kabupaten Nabire. Dalam perjalanannya, pada Maret 2018, program TBC dari Yayasan KSK yang dipimpin
saudara Fransiskus Tekege akan berakhir masa kontraknya bersama Usaid. Berkenaan
dengan ini, 48 kader yang sudah terlatih
dan 14 Pos TB Desa yang sudah terbentuk dan berjalan akan diserahkan
pemerintah, khususnya kepada pihak kampung dan Puskesmas dan siap dikembangkan
oleh masyarakat dalam hal ini pihak kampung/kelurahan dan Puskesmas. “Kiranya pemerintah daerah Kabupaten Nabire dapat memikirkan kelanjutan program yang
sangat baik ini. Karena hal ini sejalan dengan pernyataan Lao Tzu bahwa, tetapi pendamping yang baik
adalah ketika pekerjaan selesai dan tugas dirampungkan, rakyat berkata: ”kami
sendirilah yang mengerjakannya,” katanya. Yufinia Douw Mote selaku Duta TB Kabupaten Nabire memberikan apresiasi atas program TB cepat
dibawah pimpinan Yayasan Kristus Sahabat Kita yang telah melayani masyarakat
dengan sepenuh hati. Dimana, setiap ada pertemuan ada pula perpisahan, meskipun
program ini harus berakhir, namun TB cepat meninggalkan 48 kader TB terlatih
dan 14 Pos TB Desa yang siap dikembangkan oleh masyarakat dalam hal ini pihak
kampung/kelurahan dan Puskesmas. “Sekali lagi, semoga niat baik dari teman-teman kader dapat diterima dengan baik oleh
pemerintah dan masyarakat guna membantu pemberantasan penyakit menular
khususnya penyakit TBC, sehingga
masyarakat di Kabupaten Nabire bisa bebas dari TBC pada waktu-waktu mendatang,”
pungkasnya. (cad)
Bagikan artikel ini



