300 Orang Ikuti Pendidikan dan Latihan Peningkatan Pemahaman Perkoperasian
NABIRE - Bertempat di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nabire, Senin (11/9/23), telah berlangsung kegiatan pendidikan dan latihan peningkatan pemahaman tentang perkoperasian. Kegiatan diselenggarakan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah. Kegiatan dibuka Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM yang diwakili staf ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Benjamin Gaspar Lekatumpessy, SP. Kegiatan dihadiri 75 pengurus koperasi dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang.

NABIRE - Bertempat di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Nabire, Senin (11/9/23), telah berlangsung kegiatan pendidikan dan latihan peningkatan pemahaman tentang perkoperasian. Kegiatan diselenggarakan Dinas Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah. Kegiatan dibuka Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM yang diwakili staf ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Benjamin Gaspar Lekatumpessy, SP. Kegiatan dihadiri 75 pengurus koperasi dengan jumlah peserta sebanyak 300 orang.
Usai pembukaan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Tengah, Norbert Mote, SE, M.Si yang ditemui Papuapos Nabire mengatakan, tujuan dari kegiatan pendidikan dan latihan peningkatan pemahaman perkoperasian ini dalam rangka meningkatkan pemahaman serta kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) tentang perkoperasian.
Pelatihan ini diikuti 300 peserta dari 75 koperasi yang ada di 8 kabupaten se-Provinsi Papua Tengah. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini para pengurus koperasi dapat memahami tata kelola manajemen serta pengelolaan keuangan di masing–masing koperasi.
Pelatihan akan berlangsung dari tanggal 11 hingga 14 September 2023. Dinas telah menyiapkan sejumlah orang yang telah siap untuk memberikan materi. Dan orang–orang pemateri ini tentunya telah ahli di bidang pengelolaan perkoperasian mulai dari manajemen hingga tata kelola keuangan yang baik dan benar. (des)
Bagikan artikel ini



