3.942 Murid SD Lulus Ujian, Wajib Melanjutkan ke SMP

NABIRE - Sebanyak 3942 murid kelas VI SD yang telah dinyatakan lulus ujian pada 2 Juni 2026 di 119 sekolah SD penyelenggara ujian akhir, kembali diingatkan bahwa ke-3.942 murid ini wajib melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP yang ada di wilayah Kabupaten Nabire dengan dukungan dari pihak sekolah asal dan orang tua murid.
Untuk itu, kepada pihak sekolah agar tidak ada lagi alasan ini dan itu, tetapi setelah pengumuman kelulusan anak langsung diberikan buku raport dan juga Surat Keterngan Lulusan (SKL), karena kedua syarat ini akan menjadi penentu kepada anak didik yang baru lulus SD untuk mendaftarkan diri ke jenjang pendidikan SMP yang ada di daerah ini.
Dan bagi sekolah SD/Mi yang ada di kota dan pinggiran, peserta ujian kelas VI yang baru saja dinyatakan lulus, tidak saja diberikan buku raport dan SKL, tetapi juga diberikan sertifikat Tes Kemampuan Akademik (TKA) agar anak –anak yang baru lulus tidak bolak–balik hanya mengurus surat–surat tersebut.
Dikatakana Kepala Bidang (Kabid) SD/MI Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Alberth Sipahelut, S.Pd, kepada Papuapos Nabire, Rabu (3/6/2026) di ruang kerjanya mengingatkan pendaftaran atau SPMB di sekolah besar itu waktunya sangat singkat, jangan hanya masalah buku raport dan SKL peserta didik jadi terlambat mendaftarkan diri.
Sehingga selaku Kabid SD/MI juga kembali mengingatkan orang tua murid di rumah, agar jangan terlambat mengantarkan anak–anak untuk mendaftar ke SMP/MTs yang ada sesuai ketentuan dengan melihat pada sistim prestasi, domisili dan mutase. “Jangan kemauan orang tua yang diikuti, tetapi berikan kesempatan kepada anak untuk memilih SMP yang dituju sesuai kemauan anak,” ujarnya.
Karena selaku Kabid akan melakukan pemantauan ke semua sekolah setelah Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) aktif di awal semester ganjil tahun pelajaran 2026/2027, guna melihat apakah semua lulusan SD akhir tahun pelajaran 2025/2026 sudah terserap masuk ke semua SMP dan di sekolah mana saja.
Untuk itu, kembali Kabid mengingatkan pihak sekolah dan orang tua murid agar membangun hubungan kerja sama yang baik dalam rangka mendorong dan mendukung anak hingga benar–benar diterima sesuai dengan SMP yang menjadi kemauan anak dengan catatan, bukan kemauan anak yang dijawab, tetapi kebutuhannya yang harus dipenuhi. (des)
Bagikan artikel ini



