NABIRE - Dalam rangka menjamin stabilitas Kamtibmas selama berlangsungnya Pemilu 2014, Polri menggelar Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi "Mantap Brata - 2014", yang dilaksanakan selama 224 hari di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.  Dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif dan rehabilitasi, dalam rangka mengamankan setiap tahapan inti Pemilu 2014.    Demikian dikatakan Kapolri, Jenderal Polisi, Drs. Sutarman dalam amanatnya pada Apel Gelar Pasukan Operasi “Mantap Brata 2014” yang dilaksankan oleh Polres Nabire, Selasa (4/2), bertempat di Taman Gizi Nabire, yang dibacakan oleh, Wakil Bupati Kabupaten Nabire, Mesak Magai, S.Sos., M.Si yang bertindak sebagi Irip pada Apel Konsolidasi Gelar Pasukan dalam rangka Operasi “Mantap Brata -2014” di Wilayah Kabupaten Nabire.      Sehubungan dengan pelaksanaan Operasi Kepolisian tersebut, Kapolri mengatakan, maka dalam implementasinya, akan dilakukan pergelaran fungsi-fungsi kepolisian di lapangan dalam bentuk satuan tugas tingkat pusat, tingkat daerah dan tingkat Polres, yang melibatkan dua ratus lima puluh tiga ribu tiga puluh lima (253.035) personel Polri, dengan bantuan perkuatan dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh (23.450) personel TNI dan satu juta sembilan puluh satu ribu lima ratus lima puluh enam (1.091.556) personel Linmas untuk mengamankan sebanyak seratus delapan puluh enam juta seratus tujuh puluh dua ribu lima ratus delapan (186.172.508) Pemilih sementara, yang akan tersebar pada lima ratus empat puluh lima ribu tujuh ratus tujuh puluh delapan (545.778) TPS (Tempat Pemungutan Suara) sementara. Mencermatitantangan tugas dalam pengamanan Pemilu 2014 tersebut, Dirinya selaku Kapolri juga memerintahkan kepada seluruh jajaran, untuk mengawal dan mengamankan setiap tahapan Pemilu dengan sebaik–baiknya,  serta berupaya mewujudkan terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif, agar dapat memberikan rasa aman kepada para penyelenggara dan peserta Pemilu tahun 2014, serta menjamin masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan jernih sesuai hati nuraninya. Dalam rangka mendukung hal tersebut, Dirinya juga memerintahkan kepada seluruh pimpinan kesatuan, agar terus meningkatkan kemampuan personel, serta memberikan kelengkapan perorangan yang memadai, dalam menghadapi berbagai potensi ancaman yang terjadi pada Pemilu 2014, serta kemungkinan terjadinya situasi kontinjensi. oleh karena itu, segera laksanakan latihan Pra Operasi (Latpraops)"Mantap Brata - 2014" dan Latpraops dalam menghadapi situasi kontinjensi, yang merupakan bagian integral dari asta siap, sehingga seluruh personel Polri benar -benar siap untuk mengamankan Pemilu 2014. Selain itu, kepada seluruh jajaran, Kapolri, Jenderal Polisi, Drs. Sutarman juga menghimbau, agar secara proaktif terus memperkokoh sinergi polisional dengan penyelenggara Pemilu, TNI, Masyarakat, dan mitra keamanan lainnya, dalam rangka mendukung kesuksesan Pemilu 2014.  “Saya tegaskan agar seluruh personel Polri tetap menjaga netralitas, dengan tidak berpihak kepada kelompok tertentu, dalam memberika pelayanan maupun tindakan kepolisian lainnya, selama berlangsungnya tahapan-tahapan Pemilu 2014,” kata Kapolri. (cad)