JAKARTA – Sebanyak 21 mahasiswa Universitas Terbuka (UT) yang tergabung dalam Sentra Layanan Universitas Terbuka (SALUT) Nabire mengikuti rangkaian Seminar Akademik dan Wisuda Universitas Terbuka Pusat Wilayah III yang digelar di Jakarta pada 27–28 Juli 2026. Momentum ini menjadi bukti nyata komitmen peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah melalui akses pendidikan tinggi yang inklusif dan fleksibel.

Rangkaian kegiatan diawali dengan Seminar Akademik pada Senin (27/7/2026), yang menghadirkan pembicara utama Yusril Ihza Mahendra. Seminar tersebut memberikan wawasan kebangsaan, hukum, dan pembangunan kepada para calon wisudawan sebelum mengikuti prosesi wisuda yang dilaksanakan pada Selasa (28/7/2026).

Sebanyak 21 calon wisudawan dari SALUT Nabire berasal dari berbagai program studi, mulai dari Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Manajemen, Akuntansi, Ilmu Hukum, Ilmu Administrasi Negara, Ilmu Administrasi Bisnis, hingga Ilmu Pemerintahan.

Adapun nama-nama calon wisudawan tersebut adalah Adriani Kondo (PGSD), Andre Afrianto Manton (Ilmu Administrasi Negara), Angelina Ayawaila (Ilmu Administrasi Bisnis), Bibiana Friska Frislia Ranbalak (PGSD), Dewi Suryana (PGSD), Erni (Manajemen), Hilmi Amalia Fahri (Ilmu Hukum), Janneth Valentin Sabandar (Ilmu Hukum), Joko Cahyono (Ilmu Administrasi Negara), Karyani (Manajemen), Lora Woisiri (PGSD), Maria Appang Allo (PGPAUD), Nur'id Letsoin (PGSD), Poltak Hahotan Sirait (Ilmu Administrasi Negara), Ratri Meina Sari (PGSD), Riska Awalia (Akuntansi), Roland Dolfinus Masoka (Ilmu Hukum), Syarifuddin (Ilmu Pemerintahan), Teriana Kmur (PGSD), Winandi Fajarsari Posumah (Ilmu Hukum), serta Yulfana (PGSD).

Keikutsertaan para mahasiswa asal Nabire dalam wisuda ini menjadi kebanggaan tersendiri, tidak hanya bagi keluarga masing-masing, tetapi juga bagi masyarakat Papua Tengah. Kelulusan mereka diharapkan mampu melahirkan tenaga-tenaga profesional yang siap mengabdikan ilmu pengetahuan di berbagai sektor, khususnya pendidikan, pemerintahan, administrasi, hukum, dan dunia usaha.

Keberhasilan ini juga mencerminkan peran Universitas Terbuka dalam membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, termasuk yang berada di wilayah Papua, untuk menempuh pendidikan tinggi tanpa harus meninggalkan daerah asalnya.

Suasana wisuda pun menjadi momen penuh haru dan kebanggaan. Para wisudawan bersama keluarga serta sivitas akademika Universitas Terbuka SALUT Nabire merayakan pencapaian tersebut sebagai hasil dari perjuangan, ketekunan, dan semangat belajar yang tidak pernah padam.

Wisuda ini diharapkan menjadi awal dari perjalanan baru bagi para lulusan untuk terus berkarya, mengabdikan diri kepada masyarakat, serta berkontribusi dalam pembangunan Papua Tengah melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan berintegritas. (ppn)