NABIRE - Sebanyak 166 peserta dari lima (5) kabupaten di wilayah Meepago Papua bagian tengah telah selesai mengikuti tes siswa unggul yang diselenggarakan oleh Biro Otonomi Khusus (Otsus) Setda Provinsi Papua yang berlangsung di SMA Negeri 1 Nabire pada Jumat 28 Juni 2019. Kelima kabupaten yang pesertanya mengikuti tes siswa unggul Papua, yakni Kabupaten Nabire dengan jumlah peserta sebanyak 102 orang, Kabupaten Dogiyai jumlah peserta 29, Kabupaten Paniai dengan jumlah peserta 18 orang, Kabupaten Deiyai sebanyak 14 orang dan Kabupaten Intan Jaya dengan jumlah peserta sebanyak 3 orang. Demikian dikatakan Kepala Bagian (Kabag) Peningkatan Daya Sains SDM Papua Biro Otsus Provinsi Papua Anthony M. Mirin, S.Sos kepada Papuapos Nabire akhir pekan lalu seraya menambahkan, selama ini tidak ada kesempatan bagi putra dan putri orang asli Papua yang ada di 29 kabupaten/kota untuk melanjutkan pendidikan keluar negeri. Sehingga dengan kesempatan dana Otsus yang diberikan oleh pemerintah pusat ke Pemerintah Provinsi Papua, untuk bagian atau bidang pendidikan kita dapat gunakan untuk merekrut putra/putri asli Papua yang berprestasi dan selanjutkan akan melanjutkan pendidikan keluar negeri maupun di Indonesia dengan dukungan dana langsung dari Pemprov Papua. Dan perlu dipahami, bahwa selama ini dana Otsus dapat digunakan oleh anak-anak pejabat untuk bisa melanjutkan pendidikan di Indonesia maupun di luar negeri, namun sejak tahun 2017 silam dana Otsus pendidikan bisa juga untuk menyekolahkan anak-anak petani, nelayan dan orang sederhana lainnya keluar negeri. Dan perekrutan siswa unggul dari 29 kabupaten/kota di wilayah Provinsi Papua ini akan melanjutkan pendidikan ke17 negara termasuk di wilayah Indonesia, untuk itu tes ini benar–benar dilakukan secara ketat dan akan diperiksa langsung oleh tim dari Jakarta, sehingga tidak ada kepentingan pejabat atau siapapun dalam kegiatan tes siswa unggul tahun 2019 ini. Sementara untuk tahun 2019 ini ada 3000 murid lulusan SMA dan SMK yang mengikuti tes masuk siswa unggul, dan tes awal itu menyangkut tes adminitrasi yang telah selesai dilakukan dan hanya 1.478 murid yang lulus tes adminitrasi dan saat ini sedang mengikuti tes tertulis.(des)