Minggu Kasih, Kapolda Ajak Gereja Selamatkan Generasi Muda dari Narkoba
Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat melaksanakan program Minggu Kasih di Gereja GKI Immanuel Kotalama, Kabupaten Nabire, Minggu (18/10/2026).
Pencarian
138 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Ajakan tersebut disampaikan Kapolda saat melaksanakan program Minggu Kasih di Gereja GKI Immanuel Kotalama, Kabupaten Nabire, Minggu (18/10/2026).
Kapolda Papua Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada panitia, pihak sekolah, guru, pelatih dan seluruh peserta yang telah mendukung penyelenggaraan kompetisi tersebut.
Penunjukan Semmy menjadi perhatian bagi masyarakat Papua, khususnya Nabire, mengingat ia pernah mengemban tugas sebagai Kapolres Nabire.
Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, mengatakan Kapolda Cup I tidak boleh hanya dipandang sebagai ajang perebutan gelar juara.
“TNI bukan hanya kekuatan pertahanan negara, tetapi juga bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Karena itu, sinergitas TNI dan Polri harus terus diperkuat untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan NKRI, khususnya di wilayah Papua Tengah,” ungkap Jermias.
Diben Elaby menerima aspirasi Ikatan Pelajar Mahasiswa Dogiyai (Ipmado) se-Kota Nabire di Depan Gedung DPR Papua Tengah, Senin (28/09/2026).
Turnamen tersebut akan berlangsung di Lapangan Mini Soccer Satpolairud Polres Nabire, Distrik Nabire Timur pada Oktober mendatang. Sejumlah tim pelajar SMP dari berbagai wilayah di Kabupaten Nabire dijadwalkan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Pesan tersebut disampaikan Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini, dalam syukuran peringatan Hari Ulang Tahun ke-71 Lalu Lintas Bhayangkara dengan tema ‘Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri’ yang digelar di Mako Polda Papua Tengah, Selasa (22/9/2026).
Menghadapi dinamika keamanan di tanah Papua yang kian kompleks, personel Brimob dituntut tidak hanya jago dalam kemampuan taktis, tetapi juga wajib memiliki integritas tinggi dan ketangguhan mental di lapangan.
Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tidak hanya mengancam kawasan yang terbakar, tetapi juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan hingga aktivitas perekonomian.