Lompat ke konten utama
Papuapos Nabire

Indeks

Berita Terbaru

Semua laporan terkini dari Nabire, Papua Tengah, dan sekitarnya — diperbarui sepanjang hari.

Diperbarui

12 September 2026

Halaman 21

Foto berita: Kebakaran Dua Hektare Lahan di Samabusa
Nabire

Kebakaran Dua Hektare Lahan di Samabusa

Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 12.45 WIT setelah masyarakat melaporkan adanya kobaran api. Personel Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Nabire yang menerima informasi tersebut langsung bergerak menuju lokasi untuk membantu proses pemadaman.

Foto berita: SALUT Nabire Raih Penghargaan Terbaik
Jayapura

SALUT Nabire Raih Penghargaan Terbaik

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala SALUT Nabire, Ishak Darmawan, S.I.Kom., dan diserahkan oleh Manajer Pembelajaran, Kemahasiswaan dan Alumni UT Jayapura, Milcha Tammubua, S.E., M.M., mewakili Direktur UT Jayapura.

Foto berita: UT Jayapura Dorong Inovasi Pendidikan Papua
Jayapura

UT Jayapura Dorong Inovasi Pendidikan Papua

Seminar mengangkat tema “Membuka Cakrawala, Merawat Kearifan: Inovasi Pendidikan Terbuka Menuju Papua Emas” dengan pemateri Dr. Ferdinand Risamasu, S.E., M.Sc., Agr., Wakil Rektor II Universitas Cenderawasih.

Foto berita: DUA JENAZAH DIANTAR PULANG DENGAN PENGHORMATAN
Live Streaming

DUA JENAZAH DIANTAR PULANG DENGAN PENGHORMATAN

Suasana haru menyelimuti Apron II Bandara Udara Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat 11 September 2026. Di tengah kesunyian duka, keluarga dan kerabat melepas kepergian dua korban penembakan yang diberangkatkan menuju kampung halaman masing-masing.

Foto berita: Pemda Puncak Droping Logistik Bantuan Bencana Di Kuyawage Untuk Warga Masyarakat Distrik Lambewi
Puncak

Pemda Puncak Droping Logistik Bantuan Bencana Di Kuyawage Untuk Warga Masyarakat Distrik Lambewi

“Bencana yang terjadi di Lambewi, Oneri dan Agandugume, merupakan bencana yang luar biasa. Sebelumnya, BPBD juga sudah melakukan pendropingan bantuan bencana berupa bahan makanan ke Distrik Agandugume. Sehingga, untuk bantuan masyarakat Distrik Lambewi kita lakukan pendropingan Bahan Makanannya di Kuyawage, karena lebih dekat dari sini. Dan masyarakat Puncak yang lebih banyak ada disini,”ungkapnya.