Lompat ke konten utama
Papuapos Nabire

Indeks

Berita Terbaru

Semua laporan terkini dari Nabire, Papua Tengah, dan sekitarnya — diperbarui sepanjang hari.

Diperbarui

13 April 2022

Halaman 1060

Foto berita: Pembinaan Hita Sukhaya Wujudkan Keluarga Harmonis
Nabire

Pembinaan Hita Sukhaya Wujudkan Keluarga Harmonis

NABIRE - Bertempat di Vihara Buddha Dharma Karuna Nabire, Jalan Pipit Wadio, Distrik Nabire Barat telah dilangsungkan kegiatan Pembinaan Keluarga Hita Sukhaya se Kabupaten Nabire tahun 2022 yang dilakukan dengan praktek dhamma, mari kita ciptakan keluarga yang harmonis, bahagia dan sejahtera.

Foto berita: Turnamen Sepakbola Cartenz Cup II Dibuka, 40 Tim Siap Merumput
Nabire

Turnamen Sepakbola Cartenz Cup II Dibuka, 40 Tim Siap Merumput

NABIRE - Open turnamen sepakbola Badai Cartenz Cup II resmi bergulir mulai Selasa sore, 12 April 2022 dengan ditandai kegiatan pembukaan pertandingan eksibisi antara tim sepakbola Pemda Intan Jaya melawan Bank Papua FC di Lapangan Sapta Marga Kodim 1705 Nabire.

Foto berita: Plt. Sekda Kunjungi SD dan PAUD Anggrek Karadiri
Nabire

Plt. Sekda Kunjungi SD dan PAUD Anggrek Karadiri

NABIRE. - Plt. Sekda Kabupaten Nabire Jerman Kayame, ST.,MT, Selasa (12/04) Pukul 14.00 WIT mengunjungi SD NEGRI INPRES KARADIRI SATU dan Sekolah PAUD ANGGREK Desa Karadiri Satu Distrik Wanggar. Kedatangan Plt. Sekda Nabire langsung diterima oleh Kepala Distrik Wanggar Yuliten Kegou, S. IP. Ikut dalam rombongan, Plt. Kasat PP Nabire Arfan N. Palumpun, ST. MT, Sekretaris Satu. Pol PP Otis Muney.S.Sos., M. Si.

Foto berita: Wabup Nabire Serahkan SK Bagi 19 Orang CPNS
Nabire

Wabup Nabire Serahkan SK Bagi 19 Orang CPNS

NABIRE – Wakil Bupati (Wabup) Nabire, Ismail Djamaluddin menyerahkan Surat Keputusan (SK) CPNS Formasi 2018, kepada 19 orang CPNS, di ruang rapat Setda Nabire, Selasa (12/4/22) kemarin. Seperti diketahui, jumlah CPNS Formasi 2018 sebanyak 502 orang. Pada saat awal, sekitar 476 orang sudah menerima SK CPNS, saat itu masih belum terima SK CPNS sekitar 24 orang. Hingga kini tersisa 4 orang yang SKnya masih dalam proses sementara 2 orang dengan alasan melewati batas usia sehingga dialihkan ke K2. Saat penyerahan SK, Wabup Nabire didampingi Sekda Nabire, Herman Kayame, ST, MT dan Kepala BKPSDM Kabupaten Nabire, Yohanes Pigome, S.Sos.

Foto berita: Banjir lagi di Kampung Sima
Nabire

Banjir lagi di Kampung Sima

NABIRE – Banjir lagi di Kampung Sima, Distrik Yaur, Kabupaten Nabire. Banjir kali ini, terjadi akibat hujan yang mengguyur Nabire semenjak Senin (11/4/22) malam hingga Selasa (12/4/22) pagi.

Foto berita: Dua Warga Sipil Ditembak OTK di Tingginambut
Nabire

Dua Warga Sipil Ditembak OTK di Tingginambut

NABIRE – Dua orang warga sipil ditembak Orang Tak Dikenal (OTK) pada Selasa (12/4/22) pagi sekira pukul 10.00 WIT. Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Kampung Lumbuk, Distrik Tingginambut, Kabupaten Puncak Jaya.

Foto berita: SMKN 1 Punya 9 Jurusan “Go Publik”
Nabire

SMKN 1 Punya 9 Jurusan “Go Publik”

NABIRE - Saat ini SMK Negeri 1 Nabire telah mempunyai 9 Jurusan, yakni, Jurusan Agribisnis Tanaman Pangan dan Holltikultura, Jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar, Jurusan Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian, Jurusan Agribisnis Ternak Unggas, Jurusan Kesehatan Hewan, Jurusan Teknik Kendaraan Ringan, Jurusan Multimedia, Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan dan Jurusan Agribisnis Tanaman Perkebunan. Demikian dikatakan Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Nabire, Asranlundu Sinaga, S.Pd., M.Pd saat ditemui Papuapos Nabire, Senin (11/04/22) kemarin.

Foto berita: Germanus Goo : OPD Belum Libatkan Adat dan Masyarakat
Pemda Dogiyai

Germanus Goo : OPD Belum Libatkan Adat dan Masyarakat

MOANEMANI – Ketua Dewan Adat Kabupaten Dogiyai, Germanus Goo saat kegiatan forum konsutasi publik bersama tim ahli Universitas Cenderawasih dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Papua, menanyakan porsi dana APBD Kabupaten Dogiyai selama ini dititip dimana. Pertanyaan Ketua Dewan Adat Dogiyai kepada tim ahli Uncen. Pertanyaan kedua disampilkan Germanus adalah pimpinan OPD dalam kegiatan tidak melibatkan adat juga masyarakat Dogiyai selama ini.