Yusak E. Tebay : Bupati Dogiyai Lecehkan Lembaga DPRD
NABIRE – Bupati Dogiyai, Yakubus Dumupa dinilai melecehkan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai. Memo Bupat
NABIRE – Bupati Dogiyai, Yakubus Dumupa dinilai melecehkan lembaga Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Dogiyai. Memo Bupati Dogiyai memanggil anggota DPRD Dogiyai dinilai sebagai bentuk pelecehan oleh Bupati.
Penilaian tersebut diungkapkan Juru Bicara 17 anggota DPRD Kabupaten Nabire, Yusak Ernest Tebay didampingi beberapa anggota di Nabire, Minggu (13/6) sore.
Yusak mengatakan tugas untuk memberikan memo dan menunjuk anggota dewan bukan tugas Bupati tetapi itu tugas dari pimpinan dewan. Tetapi dengan munculnya memo penunjukkan anggota dewan oleh Bupati dapat dinilai sebagai bentuk pelecehan oleh Bupati Dogiyai terhadap lembaga legislative, lembaga DPRD.
Menurut pantauan media, Memo Bupati Dogiyai tersebut, tidak ada tanggal surat, perihal apa juga tidak ada demikian juga isi memonya apa tidak jelas. Dalam memo tersebut hanya tercantum nama-nama anggota DPRD Kabupaten Dogiyai.
Dalam Memo tersebut, pada pojok atas terdapat lambang Garuda dan BUPATI DOGIYAI. Pada kolom untuk: kosong dan kolom isi: tertulis, 1. Elias Anou, 2. Orgenes Kotouki, 3. Simon Petrus Pekei, 4. Laorensius Goo, 5. Elko Tebay, 6. Arnoldus Iyai, 7. Bernadus Iyai, 8. Vitalis Kegiya, 9. Yulianus Boga. Kolom tanggal surat juga kosong.
Menurut perwakilan dari anggota yang tidak ikut bersama Bupati Dogiyai ke Jakarta mengungkap, anggota atas nama Laorensius Goo yang dipanggil Bupati Dumupa dari tanah Jawa untuk ke Jakarta, tidak berangkat dan menolak untuk pergi. Karena itu, anggota DPRD Dogiyai yang memenuhi panggilan Bupati cuma 8 orang yakni tiga pimpinan dewan dan lima anggota. (ans)
Bagikan artikel ini



