Yufinia Mote: Persoalan Sampah Perlu Managemen Serius
NABIRE Calon Bupati Kabupaten Nabire, Yufinia Mote, S.SiT, kepada sejumlah awak media menegaskan terkait persoalan sampah, ketika diri
NABIRE Calon Bupati Kabupaten Nabire, Yufinia Mote, S.SiT, kepada sejumlah awak media menegaskan terkait persoalan sampah, ketika dirinya diijinkan Tuhan dan terpilih memimpin Nabire 5 tahun kedepan akan lebih memaksimalkan menangani sampah dengan sistem managemen yang tepat sasaran dan benar dalam penanganannya.
Terang Paslon Bupati nomor urut 1 Yufinia Mote ini, terkait sampah di Nabire yang bukan hanya sampah dari masyarakat Nabire melainkan dari beberapa kabupaten yang ada di wilayah Meepago dan Saireri ini perlu managemen penanganan sampah yang serius dan secara bersama-sama.
Dalam hal ini, imbuh Mama Mote, dimaksudkan dalam penanganan sampah di Nabire perlu atau diserahkan kepada pihak ataupun orang yang benar-benar mengerti dan memahami persoalan sampah.
Managemen pengelolaan sampah itu harus benar-benar ditangani oleh pihak yang mengerti bagaimana mengelola sampah itu dengan baik sehingga memiliki manfaat.
Siapa yang mengerjakan sampah itu adalah orang yang mengerti sampah, sehingga ketika saya terpilih menjadi Bupati Nabire akan memperhatikan itu dengan baik tentunya dengan pertimbangkan pengelolaan sampah yang baik dan benar, urainya.
Ketika dipercaya masyarakat dan diijinkan Tuhan, menyangkut penanganan sampah yang paling mendasarkan akan menyerahkan kepada pihak yang benar-benar paham dan mengerti bagaimana mengelola sampah, diluar menyiapkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan TPA yang tidak menganggu keindahan kota Nabire khususnya.
Diluar itu, lanjut Cabup Yufinia Mote, yang kedua atau hal penting terkait merubah prilaku manusia atau masyarakat menyangkut sampah.
Kadang kita sembarang membuang sampah, sehingga menyangkut kesadaran masyarakat itu kedepan juga akan menjadi perhatian pihak pemerintah yang dipimpinnya.
Ketika kesadaran masyarakat akan manfaat sampah, pastinya dalam pengelolaan sampah juga dapat terarah.
Kedepan juga kita akan kembangkan dan menghadirkan bank-bank sampah yang mandiri.
Kita mungkin bisa bilang jangan buang sampah, ini kan tidak mungkin.
Masa kita mau kumpul sampah semua di rumah, jadi kami (Paslon YUDA, red) punya rencana kedepan kita bisa memanfaatkan atau mendaur ulang kembali menjadi sesuatu yang berguna bagi masyarakat, sehingga perlu adanya managemen dalam pengelolaan sampah yang baik dan benar.
Ini yang nanti kita dorong dan programkan ketika terpilih memimpin Nabire kedepan, ungkapnya.
Ditambahkan, dalam penanganan dan pengelolaan sampah kedepan kita akan mencari tenaga ahli atau pihak-pihak yang mengerti akan pengelolaan sampah yang baik dan benar sehingga dapat bermanfaat, mulai didaur ulang menjadi pupuk kompos maupun sampah yang dikelolah menjadi barang atau bentuk baru yang dapat bermaafaat dan memiliki nilai ekonomis masyarakat.
Ada beberapa kelompok di Nabire ini sudah siap mengelola sampah maupun siap menjadi atau menampung (sebagai Bank, red) sampah, jadi kita akan upaya semaksimal mungkin menjadikan sampah itu memiliki nilai ekonominya.
Kalau hal ini dapat kita lakukan atau prinsipnya ketika diijikan Tuhan memimpin Nabire kedepan, kita berupaya sampah itu bukan hanya dikumpul dan dibuang melainkan didaur ulang kembali menjadi sesuatu yang bermanfaat sehingga perlu menghadirkan orang-orang yang mengerti dan memahami sampah itu dengan baik.
Di 100 hari kerja awal, kami Paslon YUDA berjanji Nabire tidak boleh ada sampah yang menganggu keindahan kota Nabire, pungkasnya.(wan)
Bagikan artikel ini



