YPK Dipanggil Menjadi Tempat Menghadirkan Kehidupan dari Berbeda Kehidupan

NABIRE - Sekolah–sekolah Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) dipanggil untuk menjadi tempat yang menghadirkan kehidupan dari yang berbeda kehidupan yang dibangun di atas iman, kasih dan kebenaran, juga menjawab masa depan generasi yang bebas dari Narkoba dan minuman keras menuju generasi yang mencapai dan meraih prestasi.
Untuk itu, dalam rasa syukur kepada Tuhan Yesus Kristus, Guru Agung Abadi yang telah berusia 64 tahun yang lalu pada 8 Maret 1962, YPK di tanah Papua lahir sebagai wujud panggilan gereja untuk melayani Tuhan dan sesama melalui pendidikan, karena diketahui dan diakui Bersama bahwa YPK adalah anak kandung dari GKI di tanah Papua.
Sehingga melalui Gereja YPK menanamkan benih kebaikan dan perubahan melalui ilmu pengetahuan dan karakter dari generasi ke generasi hingga dapat menjumpai masa depan, peradaban dan generasi di tanah Papua dan dunia.
Demikian sambutan Ketua BP-Am Sinode Wilayah V di Nabire, Pendeta Pubelius Manuaron, S.Th, pada ibadah syukur HUT ke-64 YPK di Nabire seraya menambahkan, selama 64 YPK telah mempersembahkan yang terbaik bagi negeri ini dan dari sekolah YPK telah lahir banyak pemimpin guru, pendeta, tenaga kesehatan aparatur pemerintah dan profesi lain yang sah.
Untuk itu, di saat ini dan masa depan anak-anak YPK akan terus melayani masyarakat gereja dan bangsa, yang paling penting dari pendidikan YPK bukan hanya pengetahuan, di seklah–sekolah YPK anak-anak belajar sesuatu yang lebih dalam dari itu, mereka belajar berdoa, belajar mengasihi Tuhan dan mereka belajar hidup dengan karakter kristiani. Itulah sebabnya pendidikan YPK dikenal dengan cirinya berkarakter kristiani dan unggul dalam ilmu dan spritualitas.
Karena itu, YPK bukan sekedar lembaga pendidikan, tetapi YPK adalah ladang pelayanan gereja menuju keadilan dan kebenaran yang dimekarkan dan dipartikan di dalam sanubari dari semua peserta didik tanpa membedakan ras dan agama. Karena YPK adalah tempat pembentukan karakter generasi Papua dan YPK adalah tempat menabur benih iman dan masa depan.(des)
Bagikan artikel ini



