NABIRE - Penyelenggaraan pendidikan perlu memiliki integritas. Sebab dalam kepemimpinnya selama 2 tahun 6 bulan di SDN Inpres Kalibobo Nabire, telah banyak tantangan yang dihadapinya.  Namun tantangan–tantangan itu dapat dihadapi dengan penuh kesabaran. Karena dengan tantangan kita belajar untuk melihat tantangan yang lebih besar.

Demikian dikatakan Kepala Sekolah SDN Inpres Kalibobo, Yesaya Waroy, S.Pd, dalam sambutannya pada acara pelepasan dan pentahbisan gedung baru perpustakaan SDN Inpres Kalbobo, Senin (20/6/22).

Dikatakan, penyelenggaraan pendidikan tidak hanya memiliki integritas. Tetapi juga membutuhkan kemampuan dan kekuatan yang lahir dari dalam  hati seorang guru. Sehingga guru berdiri untuk mencerdaskan anak-anak bangsa.

Kata dia, perlu dicatat bahwa pendidikan itu mengalir terus seiring dengan berjalannya waktu. Dan 79 murid yang baru saja tamat dari SDN Inpres Kalibobo merupakan pewaris yang akan berpikir untuk membangun masa depan yang lebih baik.

SDN Inpres Kalibobo memiliki misi ”Membentuk integritas guru dan peserta didik, menghadapi kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin kompetitif serta sehat jasmani dan rohani.” Sesuai bunyi firman Tuhan dalam Kitab Amsal 22 ayat 6 mengatakan, didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu.

Untuk itu kepada 79 murid yang baru saja mendengar hasil kelulusan perlu diingat, pendidikan atau lulusan SD tidak sampai di sini. Tetapi harus berjuang terus karena kalian adalah pewaris bangsa dan keluarga di masa yang akan datang. (des)