Wujudkan Pusat Pelayanan Umat, Pembangunan Kantor Sekretariat Muhammadiyah Nabire Resmi Dimulai

NABIRE - Langkah bersejarah bagi keluarga besar Muhammadiyah di Kabupaten Nabire resmi dimulai pada Sabtu (24/01/2026). Hal ini ditandai dengan pelaksanaan prosesi peletakan batu pertama sebagai awal dimulainya pembangunan fisik Gedung Kantor Sekretariat Muhammadiyah yang berlokasi di Kompleks SD Muhammadiyah Nabire.
Wakil Bupati Nabire, Burhanuddin Pawannari, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran Muhammadiyah.
Ia memuji inisiatif serta kerja keras organisasi dalam mengupayakan hadirnya fasilitas sekretariat permanen yang selama ini dinantikan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Nabire menekankan pembangunan gedung ini bukan sekadar proyek fisik konstruksi semata. Kehadiran gedung tersebut dipandang sebagai simbol penguatan organisasi, penguatan dakwah serta penegasan peran strategis Muhammadiyah dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Ia mengakui kontribusi nyata Muhammadiyah yang telah lama hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam sektor pendidikan, kesehatan dan sosial. Di Kabupaten Nabire, Muhammadiyah dinilai telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial serta menumbuhkan nilai-nilai keumatan.
Pemerintah kabupaten berharap gedung sekretariat ini nantinya dapat berfungsi sebagai pusat koordinasi, kaderisasi dan pelayanan umat. Selain itu, fasilitas ini diharapkan menjadi ruang lahirnya gagasan-gagasan besar yang mampu membawa kemajuan bagi umat serta seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Nabire secara menyeluruh.
Menyadari bahwa pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara mandiri, Burhanuddin mengajak seluruh elemen untuk terus bersinergi. Kolaborasi antara pemerintah dengan organisasi kemasyarakatan dan keagamaan seperti Muhammadiyah dianggap kunci penting dalam mewujudkan visi Kabupaten Nabire yang aman, damai, religius dan sejahtera.
Sementara itu, Ketua PDM Nabire, Waluyo, S.Pd, menjelaskan pembangunan kantor sekretariat ini membutuhkan anggaran sebesar Rp1,3 miliar. Ia menyampaikan optimisme bahwa dengan rida Allah SWT serta dukungan berbagai pihak, proses pembangunan gedung tersebut dapat berjalan dengan lancar hingga selesai.
Waluyo juga mengungkapkan fakta bahwa sejak hadir di Nabire pada awal tahun 1990-an hingga saat ini, Muhammadiyah masih menempati gedung kontrak. Oleh karena itu, pembangunan di lahan sendiri ini menjadi momentum besar untuk memperkuat fondasi organisasi dalam mendukung pemerintah di bidang pendidikan, kesehatan dan sosial.
Acara ditutup dengan harapan agar langkah awal peletakan batu pertama ini menjadi semangat yang terus berkelanjutan. Melalui fasilitas baru ini, Muhammadiyah berkomitmen untuk semakin meningkatkan kontribusinya bagi kemajuan pemerintah, umat, bangsa dan negara, khususnya di Nabire.(amd)
Bagikan artikel ini



