NABIRE - Guna menanggapi maraknya peredaran berita palsu alias ‘Hoax’ di media sosial (Mensos) di Indonesia yang semakin santer belakangan ini, sejumlah warga masyarakat menggelar Deklarasi Anti Hoax, termasuk di Nabire, Papua.

Deklarasi Anti Hoax di Kabupaten Nabire ini digelar para santri dari Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Fikri dan pelajar dari SMP dan SMA Al Madina Nabire, bertempat di Pondok Pesantren Daarul Fikri Bumi Wonorejo, Nabire belum lama ini.

Acara yang juga diisi dengan sosialisasi dari Polda Papua ini mengajak warga Ponpes Daarul Fikri dan pelajar SMP serta SMA Al Madinah Nabire, dan warga Nadhlatul Ulama (NU) di Nabire untuk menolak dengan tegas dan keras segala macam bentuk penyebaran berita hoax, karena hal tersebut bertentangan dengan norma agama dan bangsa.

Pengurus Nadhlatul Ulama (NU) juga meminta kepada umat Islam di Nabire agar menjaga situasi kota Nabire senantiasa aman dan damai, serta saling menjaga kerukunan antar umat beragama, terlebih menjelang pelaksanaan Pilkada Serentak 2018, pada bulan Juni 2018 mendatang.(wan/ist)