NABIRE - Walaupun jaringan internet mengalami gangguan alias macet-macet (lambat), namun Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) tingkat SMP/MTs tahun 2025 tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar Dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Dan kegiatan ANBK untuk kabupaten tingkat SMP/MTs dapat dibagi menjadi dua tahap, dimana untuk tahap pertama diikuti oleh SMP/MTs yang mandiri tanpa menumpang yang dilaksanakan mulai dari 25 sampai 26 Agustus, sementara tahap kedua diikuti oleh SMP/MTs yang menumpang dari 27 sampai 28 Agustus 2025.

Sementara perlu diketahui bersama, kegiatan ANBK merupakan salah satu kegiatan wajib yang diikuti oleh semua sekolah, baik itu sekolah negeri maupun MTs atau sekolah swasta, karena dari hasil ANBK itu akan terlihat kwalitas pendidikan di semua SMP dan MTs yang ada di daerah ini atau yang lebih dikenal dengan nama raport mutu pendidikan.

Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, S.Si, kepada Papuapos Nabire, Rabu (27/8/2025) seraya menambahkan, kegiatan ANBK itu wajib, sehingga sekolah yang berada di daerah Terpencil, Terluar dan Tertingal(3T) juga wajib mengikutinya.

Dengan harapan ANBK bisa berjalan selama 4 hari ini dengan aman dan lancar, karena dari hasil ANBK akan sama-sama mengetahui hasilnya di raport mutu pendidikan yang akan dikirimkan ke masing-masing sekolah melalui kepala sekolah dan kegiatan ANBK itu menjadi kegiatan wajib yang diselenggarakan setiap tahun.

Karena ANBK merupakan hal wajib yang merupakan kebijakan Kemendikdasmen guna melihat perkembangan sekolah melalui kegiatan literasi dan numerasi yang dilaksanakan oleh masing-masing sekolah di setiap hari efektif Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk mengukur kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM) di setiap peserta didik.(des)