Wakapolda Kunjungi Nabire
NABIRE – Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si tiba di Kabupaten Nabire dalam rangka malaksanakan kunjungan
NABIRE – Wakapolda Papua, Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si tiba di Kabupaten Nabire dalam rangka malaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di wilayah hukum Polres Nabire, Rabu (16/6/21). Turut hadir dalam kegiatan penjemputan, Kapolres Nabire, AKBP Kariawan Barus, S.H, S.I.K., M.S, Pj. Bupati Nabire, dr. Anton T. Mote, Danyon Brimob, Kompol Joni Samonsabra, S.H, M.H, Wakapolres Nabire, Kompol Samuel D. Tatiratu, SIK., SH beserta para PJU Polres Nabire.
Dalam kegiatan Perisai Wakapolda Papua menyampaikan kepada seluruh personel bahwa anggota Polri harus memiliki kepribadian siapa diri saya dan operasionalisasi konsep Kasuari (kesejahtraan untuk anak negeri), Koteka (Komunikasi tokoh Elit Kamtibmas, Si-Ipar (polisi pergi mangajar), Maria (millennial Torang Maju), Papeda (pemuda pemudi cendekia), Tifa (Torang Insan Faham adat).
Sementara itu dalam Perisai (Pencerahan Personil Menuju Transformasi) kepada personil Kapolres Nabire juga menyampaikan paparan situasi wilayah Kabupaten Nabire, situasi Kamtibmas, Binmas Noken, kesiapan PAM PSU Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire.
Tatap Muka dengan Personil
Bertempat di Mako Polres Nabire Nabire, Wakapolda Papua Brigjen Pol Dr. Eko Rudi Sudarto, S.I.K., M.Si., melaksanakan tatap muka dengan para Personel Polres Nabire, Rabu (16/6/21).
Hadir dalam tatap muka tersebut yakni Kapolres Nabire AKBP Kariawan Barus, Kapolres Deiyai AKBP Herzoni Saragih, SIK., Danyon C Brimob Nabire, PJU Polres Nabire beserta Anggota Polres Nabire dan Brimob batalion C Nabire.
Dalam kesempatannya Wakapolda Papua mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Nabire dan jajaran karena telah memperkenankan saya untuk memberikan materi dan arahan kepada para personel.
“Yang mana kita saat ini berada di Era transformasi budaya, dahulu kita tidak menggunakan teknologi tetapi sekarang kita harus segera beraptasi dengan teknologi agar tidak tertinggal. Oleh karena itu maknai simbol yang kita miliki yaitu Rastra Samara / Polda Papua,” ucak Wakapolda Papua.
Sementara itu dalam diri kita terdapat ada 4 sifat yaitu Sanguins yang populer, Kholeris yang kuat, Melankolis yang sempurna dan Phlegmatis yang damai tetapi ada 2 yang paling dominan dalam diri kita.
“Oleh karena itu, dengan mengetahui posisi diri kita sendiri, kita dapat memahami orang lain karna kita bukan bekerja dan berhadapan dengan mesin tetapi dengan orang yang memiliki hati nurani dan jiwa,” ujarnya.
Serta kita ini berada dalam lingkungan strukturasi, struktur terkecil adalah keluarga, struktur yang lebih besar adalah masyarakat. Dan dalam diri kita terdapat konsep habitus yaitu kebiasaan yang berulang dan setia orang memiliki habitus yang berbeda.
“Yang mana konsep kapital ini melekat pada diri kita tapi dari luar yaitu kapital ekonomi, kapital budaya, kapital sosial dan kapital simbolik. Sehingga kita harus memiliki prioritas hidup, dan untuk rekan-rekan ketahui bahwa prioritas hidup saya yang pertama adalah Spriritual lalu prioritas Keluarga dan yang terakhir prioritas Pekerjaan,” ungkap Wakapolda Papua.
Tutup Wakapolda, oleh karena itu dalam hidup kita harus berfikir kritis, keterampilan IQ & inter personal, elastis dan lreatifitas mental serta Steam & Smack. (HMS:ARP)
Bagikan artikel ini


