NABIRE - Wajah Kota Nabire hilang dengan adanya tumpukan sampah yang menjadi sorotan utama masyarakat, sepertinya yang ada di Pasar Kartum, Pasar Kalibobo, Pasar Sore KPR Siriwini dan depan CV. Fideka Jalan Jayanti Nabire dan beberapa tempat yang lain yang menjadi pusat tumpukan sampah hingga wajah kota semakin hilang.  Pantauan media ini,  Sabtu (20/1), sore misalhnya, bertempat di Pasar Karang Tumaritis, sekitar pukul 15.30 WIT, kita selalu melihat sampah ada tempat dimana-mana di kota ini, sehingga wajah kota yang indah, rapi, bersih, elok dan lain sebagainya semakin menghilang dengan adanya tumpukan sampah yang berbukit-bukit, layaknya gunung hingga berbau tak sedap yang berdampak negatif kepada warga sekitar. Menurut dan sebagian masyarakat menghimbau kepada  Pemerintah Kabupaten Nabire umumnya dan khususnya, Dinas Lingkungan Hidup untuk kiranya bergotong royong beramai-ramai siang dan malam untuk kerja membersihkan sampah-sampah di kota Nabire waktu kunjungan Presiden Jokowi datang ke Nabire itu disembunyikan dimanakah?  Semestinya, hal dan sebagai buktikan ini tak hanya berhenti sampai disitu saja, akan tetapi harus dilakukan terus menerus menyangkut tugas dan tanggung jawab pemerintah bukan hanya harap masyarakat saja.  “Dinas bersangkutan ada lalu tumpukan sampah kota Nabire ini begitu terus menerus nanti orang luar datang tiba-tiba berkunjung di Nabire itu akan ketawa kita hingga alangkah baiknya dinas bersangkutan itu dapat dinormalisasikan kembali ataukah akan ditutup, karena percuna kotoran sampah berbukit-bukit seperti gunung hari ke hari, minggu ke minggu, bulan ke bulan bahkan tahun ke tahun terus itu,” ungkap seorang warga. Buktinya, di mata publik sudah nyata dan jelas pemerintah daerah melalui dinas terkait ada, akan tetapi pemerintah selalu menyampaikan sampah ini tanggung jawab bersama namun kami masyarakat mau ingin tanyakan kepada pemerintah apakah tiap bulan selalu terima gaji atau sama sekali tidak terima gaji. “Sama dengan kami masyarakat itu menjadi persoalan besar hingga jangan diharapkan hanya masyarakat saja akan tetapi pemerintah daerah melalui dinas terkait itu memberi komando kepada bawahannya dengan terbuka dalam segala hal apapun agar kedepan kota Nabire ini bisa berubah menjadi kota indah, rapi dan bersih,” ujarnya.(modes)