NABIRE - Provinsi Papua Tengah yang berpusat di Kabupaten Nabire terus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan baru di Tanah Papua. 

Pemerintah secara konsisten mengangkat percepatan pembangunan melalui kolaborasi ekonomi, penguatan investasi berkualitas dan peningkatan kesejahteraan, menjadikannya wilayah yang kuat dan mandiri.

Dalam sambutan Gubernur Meki Nawipa, SH, yang dibacakan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Papua Tengah Victor Fun, S.Sos, M.Si, mengatakan Papua Tengah adalah provinsi baru yang memiliki Sumber Daya Alam (SDA) yang besar dan beragam. 

“Kita memiliki potensi pertambangan, perikanan dan kelautan, pertanian, perkebunan, peternakan, energi hingga pariwisata. Potensi besar tersebut harus dikelola secara terarah, terukur dan berpihak kepada kesejahteraan Masyarakat,” ujarnya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menetapkan visi pembangunan yaitu, mewujudkan Papua Tengah Emas, Adil, Berdaya Saing, Bermartabat, Harmonis, Maju dan Berkelanjutan. 

Pembangunan harus memberi ruang yang luas kepada masyarakat asli Papua untuk tumbuh menjadi pelaku utama ekonomi daerah. Kegiatan hari ini memiliki makna penting karena tidak hanya membahas potensi ekonomi daerah, tetapi juga menetapkan buku potensi ekonomi daerah Papua Tengah sebagai dokumen strategis pembangunan daerah.

Dokumen ini diharapkan menjadi referensi bersama dalam menentukan arah investasi, pengembangan usaha,serta kebijakan ekonomi daerah ke depan.

“Kita membutuhkan data, kajian ilmiah dan perencanaan yang matang agar pembangunan ekonomi tidak berjalan tanpa arah,” terangnya. 

Lanjutnya, potensi daerah harus dipetakan dengan baik supaya investasi yang masuk benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan karakter wilayah Papua Tengah.

Selain itu, peluncuran Koperasi Induk ‘Koperasi Honai Papua Tengah Terang’ merupakan langkah konkret dalam membangun ekonomi kerakyatan. Koperasi harus menjadi alat penguatan ekonomi masyarakat, bukan hanya formalitas administrasi. 

“Melalui koperasi, masyarakat dapat memperoleh akses permodalan, penguatan produksi, pemasaran dan pengembangan usaha secara bersama-sama,” katanya. 

Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus mendorong penguatan koperasi dan UMKM di delapan kabupaten sebagai bagian dari program prioritas pembangunan ekonomi daerah. (rob/humPemprov)