Usulan Polres Dogiyai, Tunggu Putusan Petinggi Polri
NABIRE - Usulan pembentukan Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai, yang informasi telah lama didegungkan olek Kapolda Papua kemungkinan besar ak
Bagikan
NABIRE - Usulan pembentukan Kepolisian Resor (Polres) Dogiyai, yang informasi telah lama didegungkan olek Kapolda Papua kemungkinan besar akan terealisasi tahun 2020 ini. Pasalnya, awal minggu ini ada tim dari Mabes Polri yang telah melakukan studi kelayakan dan pengecekan langsung di lapangan, sehingga dapat dikatakan hadirnya Polres (persiapan) Dogiyai menantikan putusan petingga Polri. Data yang dihimpun awak media ini selama sepekan ini menyebutkan, tim dari Markas Besar (Mabes) Polri bernama Tim Srena dan dari Tim Rorena Polda Papua telah melakukan lawatannya ke Polres Nabire maupun Polsek Kamuu dan Mapia. Dimana, seperti dilansir sejumlah media, termasuk beberapa media online serta hasil rilis dari Humas Polres Nabire menyebutkan, rencana pembentukan Polres Dogiyai mulai terlihat, hal itu dibuktikan dengan kehadiran Tim Srena Mabes Polri di Nabire, yang melaksanakan studi kelayakan pembentukan Polres Dogiyai, Selasa (10/03) kemarin.Tim Srena Mabes Polri yang hadir itu, terdiri dari Brigjen Pol Drs. Yasdan Rivai, M.Hum, Kombes Pol Dra. A.A Sagung Dian Kartini dan Penata I Ahmad Bustomi, SE serta tim Puslitbang Mabes Polri Kombes Pol Drs. M.Asrul aziz , MAP, AKBP Wadi, SH, MH, Pembina DR. Herlina JR Saragih, M.Si dan Penata I Absul Syakur, SE.Selain dari tim Mabes Polri tersebut, datang pula rombongan dari Tim Rorena Polda Papua yang dipimpin langsung Kombes Pol Sugeng Haryanto, SH, didamping Kabag Strajemen Polda Papua Kompol Nyoman.Melansir Humas Polres Nabire, Kapolres Nabire AKBP Sonny Nugroho T, S.IK, dalam kesempatannya terkait kunjungan dari tim tersebut mengatakan, jarak tempuh Polres Dogiyai sangat jauh sehingga menghambat jajaran Polres Nabire untuk dapat berkunjung setiap saat. Kabupaten Dogiyai terdapat 4 distrik yang menggunakan jalur udara, diantarnya Distrik Mapia Tengah, Mapia Barat, Sukikai Selatan dan Piyaiye.Sementara itu, Wakapolres Nabire, Kompol Steyven Manopo, S.IK menyampaikan, wilayah hukum Dogiyai merupakan wilayah hukum Polres Nabire dengan kepemerintahan yang berbeda, yaitu Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Dogiyai. “Polres Nabire mempunyai 7 Polsek dan 8 Polsubsektor sedangkan Kabupaten Dogiyai mempunyai 2 Polsek, masing-masing Polsek Kamuu dan Polsek Mapia,” kata Wakapolres.Sementara itu, Ketua Tim Srena Polri, Brigjen Pol Yasdan di kesempatan yang sama mengatakan, kedatangan tim untuk studi uji kelayakan pembentukan Polres Dogiyai yang telah lama diusulkan oleh Kapolda Papua sehingga atas ijin pimpinan, kami baru sempat datang ke wilayah hukum Polres Nabire untuk mengkaji uji kelayakan pembentukan Polres Dogiyai.“Kami punya barometer sesuai Perpol nomor 4 dalam rencana pembentukan Polres maupun Polsek di seluruh Indonesia yang sekarang ini di bawah 34 Polda dengan berbagai tipe,” ujar Ketua Tim.Ketua Tim menjelaskan sesuai data yang kami terima, yaitu Polda Papua memiliki 29 Polres dan 46 Polsubsektor belum terhitung Polres Dogiyai yang rencana akan dibentuk.“Wilkum Polres Nabire meliputi 2 kewilayahan pemerintah yaitu Pemda Nabire dan Pemda Dogiyai. Pedoman klasifikasi kewilayahan untuk membentuk suatu Polres, yaitu dari Polres, Polsek dan Polsub yang dibagi juga dalam beberapa tipe dengan nilai kesatuan dan beberapa kriteria salah satunya pemekaran wilayah yang telah diatur undang-undang dengan syarat sudah 11 tahun diusulkan dan ada pernyataan tertulis dari Pemda,” terang Brigjen Pol Yasdan.Masih terkait hal itu, sehari berikutnya Tim Srena Mabes Polri beserta rombongan melakukan kunjungan ke Kabupaten Dogiyai dan melihat langsung Polsek Kamu, Mapia dan kantor sementara Polres Dogiyai serta tanah Polres Dogiyai.Selanjutnya, ketika berkunjung ke Dogiyai tim tersebut sempat melakukan pertemuan bersama Bupati Dogiyai dan Forkopimda Kabupaten Dogiyai. Dan dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Srena Mabes Polri Brigjen Pol Yasdan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bupati Dogiyai yang sudah meluangkan waktunya untuk membahas tentang pembangunan Polres Dogiyai.“Kedatangan kami kesini juga sekaligus mengecek sudah layak atau tidak Kabupaten Dogiyai menjadi Polres. Saya meminta kepada Bupati Kabupaten Dogiyai untuk mendukung Polri menghadirkan Polres persiapan di wilayah Kabupaten Dogiyai,” ungkapnya.Sementara itu, Bupati Dogiyai mengucapkan terima kasih dan selamat datang kepada tim dan jajaran Polres Nabire di Kabupaten Dogiyai. Kemudian Tim Srena Mabes Polri beserta rombongan bersama Bupati Dogiyai mengecek bangunan yang akan dihibahkan kepada Polri. Hal ini menandakan ada respon positif untuk menghadirkan Polres di Dogiyai.(wan)
Bagikan artikel ini



