Uskup Timika Letakkan Batu Pertama Pembangunan Pastoran Diyai
DEIYAI - Uskup Keuskupan Timika, Jhon Philip Gaiyabi Saklir, Pr, telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pastoran di Diyai, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai. Peletakan batu pertama pembangunan pastoran yang dilakukan, setelah misa di gereja itu, akan d
Bagikan
DEIYAI - Uskup Keuskupan Timika, Jhon Philip Gaiyabi Saklir, Pr, telah melakukan peletakan batu pertama pembangunan Pastoran di Diyai, Distrik Tigi Barat, Kabupaten Deiyai.
Peletakan batu pertama pembangunan pastoran yang dilakukan, setelah misa di gereja itu, akan dibangun dua lantai, berlokasi di Pastoran lama Pagouya, karena Pastoran lama yang dibangun sejak tahun 70an itu, kondisi rumahnya sudah mulai lapuk, sehingga akan dibangun kembali.
Turut hadir menyaksikan dalam acara peletakan batu pertama pembangunan gedung Pastoran Diyai, diantaranya, Bupati Deiyai, Dance Takimai, Bupati Nabire Isaias Douw, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Drg. Alloisius Giyai,M.Kes, Kaum Intelek Tigi Barat, umat, pengurus Paroki Segala Orang Diyai.
Seusai melakukan peletakan batu pertama, dilanjutkan dengan acara Ebamukai atau melakukan sumbangan sukarela diatas tikar, berlangsung di Aula Paroki Diyai. Dari hasil Ebamukai dikumpulkan sebesar Rp.50.000.000 juta lebih, sebagai dana awal pembangunan gedung pastoran yang akan dibangun di Pagouya, Diyai.
Dalam kesempatan itu, Uskup Keuskupan Timika, Jhon Pilip Gaiyabi Saklir, Pr, menyampaikan, dalam membangun gedung pastoran ini tentu dibutuhkan dana yang cukup besar jumlahnya dan juga kerjasama, partisipasi dari seluruh umat Paroki Diyai maka dalam proses pembangunan Pastoran, diharapkan agar keterlibatan dan partisipasi dari semua umat se Paroki Diyai sangat diharapkan dan dibutuhkan, agar pembangunan gedung pastoran Diyai dapat selesai cepat. Tanpa dukungan dari seluruh umat, hanya harapkan orang lain maka tidak akan cepat selesai.
“Untuk itu sekali lagi, Saya berharap harus ada kekompakan dari seluruh umat, dalam proses pembangunan gedung pastoran nanti,” harapnya.
Uskup menambahkan, dana pembangunan pastoran kami dari keuskupan akan membantu 100 juta rupiah, sebagai bentuk partisipasi penyelesaian proses pembangunan gedung Pastoran Diyai, yang akan dibangun.
Sementara itu, Bupati Deiyai Dance Takimai menyampaikan, pemerintah Deiyai, terus memberi perhatian serius di sektor keagamaan, buktinya sekitar lima belas gereja, telah dibantu dana pembangunan tempat ibadahnya. Dan bantuan yang diberikan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap bidang keagamaan.
Karena menurutnya, melalui keagamaan ini akan terus terbina mental, spiritual masyarakat menuju masyarakat yang profesional dalam menjalankan aktifitasnya.
Untuk itu, kata Bupati Dance, dalam proses pembangunan gedung Pastoran Diyai kami akan bantu sebesar Rp.200 juta, sehingga dengan dana yang sedikit ini, dapat menjawab kebutuhan dalam proses pembangunan gedung pastoran nanti.
Bupati juga mengharapkan, kepada umat Paroki sebagai warga Deiyai, terus meningkatkan kekompakan dari umat sendiri agar proses pembangunan dapat terselesai dengan baik. (henbob)
Bagikan artikel ini



