Usai Ujian SMP, 57 Sekolah Mulai Persiapkan Cetak E-Ijazah

NABIRE - Setelah mendengar hasil pengumuman kelulusan tingkat SMP/MTs pada 2 Juni 2026 secara serempat di Nabire, maka mulai 3 Juni 2026, sebanyak 57 SMP penyelenggara ujian mulai melakukan pecetakan E-ijazah sesuai Dapodik anak peserta ujian di akhir tahun pelajaran 2025/2026.
Dari data 57 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Kabupaten Nabire ini terdiri dari SMP negeri sebanyak 30 sekolah, SMP swasta sebanyak 22 sekolah dan sekolah MTs sebanyak 5 sekolah. Dengan demikin percetakan E-Ijazah harus disesuaikan dengan data Dapodik dan jumlah peserta ujian kelas IX di masing–masing sekolah.
Demikian dikatakan Kepala Bidang (Kabid) SMP/MTs Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Selpiana Magai, S.Si, kepada Papuapos Nabire, Rabu (3/6/2026) di ruang kerjanya seraya menambahkan, jika E-ijazah sudah dicetak, maka kewajiban sekolah untuk membagikan kepada anak sesuai daftar peserta ujian.
Selain itu juga, ibu Kabid meminta kepada 57 SMP yang ada di Kabupaten Nabire agar dalam Sistim Penerimaan Murid Baru (SPMB) agar dapat dilaksanakan secara adil dan bertanggung jawab sesuai dengan Juknis dan juga kuota di masing–masing sekolah dengan catatan jangan lagi ada kelas tambahan, tetapi menerima murid baru sesuai daya tampung kelas yang tersedia.
Dan juga dalam SPMB di awal tahun pelajaran 2026/2027, semua sekolah SMP yang ada di Kabupaten Nabire harus juga melihat pada 4 sistim/jalur SPMB antara lain jalur domisili 50%, jalur afirmasi 20%, jalur prestasi 20% dan jalur mutasi 2 %. “Dengan demikian murid SD/MTs yang baru juga lulus bisa terserap merata di 57 sekolah SMP yang ada di Nabire,” sarannya. (des)
Bagikan artikel ini



