NABIRE – Ujian Sekolah (US) pengganti Ujian Nasional (UN) atau berbasis nasional di SMP Negeri 2 Yaro, Distrik Yaro, Kabupaten Nabire, mengalami sedikit kendala.

“Untuk US hari pertama ini tidak ada kendala, semua aman dan lancar. Hanya saja dan sedikit kendala yaitu kekurangan soal ujian dan kesamaan beberapa butir soal. Namun semua dapat diatasi,” ujar Kepala SMP N 2 Yaro, Petrus Sulistio melalui selulernya, Selasa (19/04/2022).

Menurutnya, ujian yang akan berlangsung selama enam hari ini, akan diikuti 36 peserta didik. Jumlah tersebut terbagi dalam dua ruang ujian.

Sekolahnya juga melaksanakan ujian secara offline (manual). Hal ini lantaran terkendala dengan terbatasnya jaringan internet serta perangkat komputer serta masih minimnya pengetahuan siswa untuk mengoperasian computer.

“Sedangkan kendala lain adalah kekurangan soal ujian dan kesamaan beberapa butir soal,” tuturnya.

Sulistio berharap agar kedepannya, sekolah yang dipimpinnya dapat melaksanakan ujian secara online. Guna menjawab kebutuhan Pendidikan di era modern. Sebab system Information and Communication Technology atau Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), saat ini sudah menjadi suatu syarat yang harus dikuasai oleh para peserta didik.

“Untuk peserta didik, kami akan berupaya untuk menguasai komputer. Tetapi jaringan, ini masalahnya. Semoga kedepan semuanya lancer,” pungkasnya. (tian)