JAKARTA - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Papua Tengah nomor urut 4 Aloysius Giyai, menjelaskan bahwa kematian yang tinggi terhadap ibu dan anak di Papua Tengah disebabkan oleh banyak faktor, seperti kurangnya asupan gizi yang menyebabkan daya tahan tubuh melemah, sehingga mudah terjangkit penyakit dan berujung kematian.

Jika Tuhan merestui Wandik-Giyai menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tengah, akan membuat kegiatan transformasi di bidang kesehatan, yaitu dengan melaksanakan seribu hari pertama kehidupan.

"Kita galakkan di seluruh Provinsi Papua Tengah karena hal ini juga sejalan dengan program Prabowo dan Gibran tentang makanan gratis. Kita akan adopsi program tersebut sesuai dengan kondisi lokal spesifik di Papua Tengah," ujar Giyai dalam debat pamungkas yang dilaksanakan di Jakarta pada Sabtu (9/11/24) lalu.

Giyai menambahkan, untuk menjalankan tranformasi program seribu hari pertama kehidupan, dirinya akan membuat gerakan kolaborasi sinergitas dengan semua pihak, seperti tenaga kesehatan dan guru yang akan bergerak sampai ke kampung-kampung.

"Kita akan berusaha dasar ketahanan pangan, supaya pertanian, perkebunan, dan peternakan menjadi kekuatan untuk ekonomi masyarakat. Dan dalam rangka memberikan asupan gizi kita juga akan membuat kelas-kelas untuk ibu hamil dan anak-anak," tambah Giyai.(pal)