Umat Wagomani Terima Bantuan Dana, Usai Misa Syukur, Injil Katolik Tiba di Tanah Debei

DEIYAI - Keuskupan Timika telah memekarkan Paroki baru, yakni Paroki Wagomani di Debei, Dekenat Deiyai Kabupaten Deiyai. Paroki Wagomani ini sudah berumur 3 tahun, setelah dimekarkan menjadi sebuah Paroki di wilayah Debei.
Umat Paroki Wagomani Debei telah ditetapkan, pada 5 Oktober setiap tahun sebagai hari bersejarah masuknya agama Katolik tiba di tanah Debei, Deiyai, untuk mewartakan kabar misi katolik di daratan wilayah Meepago umumnya.
Penetapan 5 Oktober, untuk diperingati sebagai hari penuh bersejarah masuknya agama Katolik lewat tanah Debei, melalui Misionaris Katolik Pastor Tilemans, berkebangsaan Belanda di Debei, Kabupaten Deiyai.
Penetapan hari masuknya agama Katolik lewat tanah Debei ini merupakan hasil kesepakatan mutlak dari para umat, para tokoh intelek dan semua pengurus gereja.
Perayaan Misa Syukur tahun 2025 ini sebagai misa yang ketiga kali, setelah ditetapkan sebagai hari bersejarah bagi umat Katolik di Debei khususnya.
Umat Paroki Wagomani memperingat hari sejarah masuknya Agama Katolik lewat tanah Debei melalui misa syukur, yang pimpinan Pastor Dekan, Pastor Demianus Adii, Pr, di Gereja Katolik Paroki Wagomani, Debei dalam Deiyai.
Perayaan misa syukur tersebut, diikuti seluruh umat Paroki Wagomani dan tamu undangan lainnya, dengan penuh cukacita, diisi juga dengan berbagai tampilan lagu, pujian dan juga kegiatan lainnya.
Dalam perayaan misa syukur yang dilaksanakan di Gereja Katolik Paroki Wagomani itu, Bupati Deiyai, Melkianus Mote, didampingi sejumlah kepala OPD, datang menghadiri mengikuti perayaan misa syukur, masuknya Agama Katolik lewat tanah Debei.
Peringatan hari bersejarah masuknya injil Katolik di wilayah Meepago, Deiyai, Dogiyai dan Paniai, lewat tanah Debei diawali dengan misa syukur dan usainya diisi dengan kegiatan hiburan lainnya.
Usai misa syukur, dilanjutkan dengan acara ramah tamah bersama umat, para petugas pastoral, Bupati Deiyai tamu undangan lain, bahkan umat paroki yang datang mengikuti perayaan misa syukur.
Dalam kesempatan itu, Bupati Deiyai, Melkianus Mote memberikan bantuan dana hibah kepada pengurus Gereja Paroki Wagomani, Dekenat Deiyai.
Bantuan dana hibah senilai Rp300 juta, yang diberikan orang nomor satu 1 di Deiyai ini diterima langsung, Ketua Dewan Paroki Wagomani, A. Bobii, didampingi pengurus dewan lainnya.
Bupati juga menyampaikan, bantuan dana hibah yang diberikan itu sama seperti diberikan juga kepada denominasi gereja dan 1 masjid yang ada di wilayah Deiyai.
Ada sebagian gereja yang belum terima bantuan ini, akan diupayakan tahapan berikutnya atau di tahun 2026 nanti. "Dana yang diberikan dapat digunakan sesuai kebutuhan gereja. Karena dana yang diberikan, tentu tujuannya untuk dapat menjawab kebutuhan dalam kegiatan gereja maupun dalam kebutuhan lainnya," katanya.
Bupati juga menyampaikan, bantuan dana yang diberikan ini merupakan salah satu bentuk perhatian dari pemerintah daerah kepada lembaga keagamaan yang ada.
Bupati menyampaian, dukungan kerja sama serta partisipasi semua pihak maupun stakeholder yang ada sangatlah utama dalam proses pelaksanaan pembangunan. Dengan melalui bantuan dana tersebut, umat Paroki Wagomani juga menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuannya.(hbb)
Bagikan artikel ini



