Tunggakan Listrik Nabire Peringkat Pertama Se-Indonesia
NABIRE – Tunggakan pembayaran listrik di Kabupaten Nabire, ternyata merupakan tunggakan tertinggi se-Indonesia. PLN PLN Nabire menderita kerugian akibat tunggakan listrik mencapai 6,8 milyar rupiah. Menurut Manajer PLN Cabang Manokwari Ranting Nabire, Manihar Hutajulu
Bagikan
NABIRE – Tunggakan pembayaran listrik di Kabupaten Nabire, ternyata merupakan tunggakan tertinggi se-Indonesia. PLN PLN Nabire menderita kerugian akibat tunggakan listrik mencapai 6,8 milyar rupiah.
Menurut Manajer PLN Cabang Manokwari Ranting Nabire, Manihar Hutajulu, tunggakan tersebut terhitung sejak tahun lalu, dari 19 Juni 2013 hingga 19 Juni 2014. Kata dia, dari 28 ribu pelanggan yang menggunakan listrik hanya 300 ribu pelanggan yang membayar kewajibannya. Sementara 25 ribu pelanggan lainnya tak pernah membayar tagihan listrik.
“Kondisi ini memang paling buruk selama satu tahun terakhir ini. Kami di Nabire memiliki peringkat pertama di seluruh indonesia akibat pelanggan nunggak listrik dalam tahun 2014,” ucapnya.
Ditambahkan, tunggakan listrik ini merupakan catatan buruk di PLN pusat maupun PLN Papua. Sehingga sanksi akan diberikan kepada seluruh pelanggan listrik yang tidak taat dalam membayar tagihan listrik yaitu pemutusan sambungan.
Dia berharap, warga pengguna listrik di daerah ini agar dapat menyelesaikan tagihan yang merupakan kewajiban pengguna listrik. Hal tersebut sangatlah penting agar dapat membantu PLN dalam melakukan operasional harian.
“Jika warga dapat membayar listrik dengan baik tiap bulan tepat waktu maka, PLN pun akan menjamin penerangan bagi masyarakat,” Paparnya.
Manajer PLN Nabire, Manihar Hutajulu menghimbau kepada seluruh pelanggan PLN di Kabupaten Nabire agar sadar akan kewajiban untuk membayar listrik.
“PLN sudah memberikan layanan publik yang merupakan hak warga negara untuk mendapatkan penerangan. Nah, sekarang warga pengguna listik di daerah ini, sadarlah untuk membayar tagihan listrik tiap bulanya,” imbuhnya. (Natan Pigai)
Bagikan artikel ini


