NABIRE - Kepala Kampung Kalisemen, Distrik Nabire Barat, Sudiro, SE, menegaskan komitmennya dalam mengelola dana desa tahap pertama tahun 2026 secara terbuka dan akuntabel. Hal ini disampaikan saat ditemui di kantor DPMK Kabupaten Nabire, Rabu (8/07/2026) lalu, di mana ia menjelaskan langkah-langkah strategis untuk memastikan setiap rupiah dana desa tersalurkan tepat sasaran.

Sudiro memaparkan, mekanisme pengawasan yang diterapkan di wilayahnya melibatkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tingkat Rukun Tetangga (RT) hingga tokoh masyarakat. Pelibatan warga ini dilakukan agar setiap tahapan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan desa dapat diketahui dan dikawal langsung oleh warga yang menjadi penerima manfaat utama.

“Mungkin pengawasannya, semua RT, semua masyarakat sudah memahami apa yang kita kerjakan, apa yang kita laksanakan di wilayah kampung kami. Jadi semuanya itu transparan, tidak ada yang lain-lain,” ujar Sudiro saat memberikan keterangan kepada Papuapos Nabire.

Ia menambahkan, transparansi menjadi kunci utama dalam meminimalisir potensi penyimpangan dan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintahan kampung. Setiap rencana kegiatan dan alokasi anggaran dibuka secara luas, sehingga masyarakat memiliki akses penuh untuk memantau progres fisik maupun administratif di lapangan.

“Ini semua kita buka transparan untuk masyarakat kita semua,” pungkas Sudiro menutup pembicaraan. Dengan pola pengawasan berbasis komunitas ini, diharapkan pelaksanaan dana desa tahap pertama di Kampung Kalisemen dapat berjalan lancar serta memberikan dampak signifikan bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat setempat. (sam)