TP PKK Intan Jaya Gelar Pelatihan dan Penyuluhan
NABIRE – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Intan Jaya menggelar kegiatan pelatihan dan penyuluhan, Selasa (10/12) di Hotel Mahavira
Bagikan
NABIRE – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Intan Jaya menggelar kegiatan pelatihan dan penyuluhan, Selasa (10/12) di Hotel Mahavira. Kegiatan ibu-ibu TP PKK Kabupaten Intan Jaya selain dihadiri Ketua PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Herawati Pudjiningsih Tabuni, SKM, perwakilan dari provinsi, juga hadir Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni, SS, M.Si. Saat dikonfirmasi terkait kegiatan ini, juga dibenarkan oleh Kabag Humas dan Protokol Setda Kabupaten Intan Jaya, Belkius Kabak, SH. Kata dia, kegiatan yang digelar berupa pelatihan dan penyuluhan peningkatan kapasitas kader PKK, penguatan kelompok UP2 PKK, dan penanggulangan kanker serviks dan HIV/AIDS. Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kabupaten Intan Jaya, Ny. Herawati Pudjiningsih Tabuni, SKM, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan kerjasama yang baik sehingga terlaksana kegiatan ini. Dikatakan, PKK memiliki peranan yang tidak dapat dikesampingkan dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan bangsa, yaitu membangun keluarga sejahtera lahir dan batin. Keluarga sebagai unit terkecil di masyarakat ini, perlu memperoleh pembinaan dan peningkatan pengetahuan serta keterampilan untuk memperkuat pondasi keluarga yang sejahtera lahir dan batin. Kegiatan pelatihan dan penyuluhan yang saat ini dilakukan, diharapkan, dapat membantu mewujudkan dan membangun keluarga yang sejahtera lahir dan batin. “Harapan saya lewat pelatihan peningkatan kapasitas kader, pengurus dan anggota Tim Penggerak PKK lebih memahami apa itu PKK, tugas pokok PKK dan meningkatkan kinerja, sehingga kedepannya kita akan lebih baik lagi,” ujarnya. Lebih lanjut dikatakan, pelatihan keterampilan membuat bunga dan roti diharapkan dapat meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga. Dengan ilmu yang didapat dijadikan peluang sebagai usaha kecil yang menguntungkan. Pada kegiatan ini juga pihaknya membekali ibu-ibu dengan pengetahuan tentang kanker serviks kanker leher rahim dan HIV/AIDS. Hal ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta pengetahuan yang dapat dilanjutkan baik dalam keluarga dan masyarakat Intan Jaya, supaya dapat terhindar dari penyakit ini. Mengingat tingginya tingkat penderita kanker serviks dan HIV/AIDS, karena masih ada budaya malu untuk datang memeriksa. “Pada kesempatan yang baik ini saya berharap kita semua hendaknya dengan sungguh-sungguh mengikuti kegiatan ini agar dapat hasil yang maksimal,” harapnya. (ros)
Bagikan artikel ini


