NABIRE – Ketua KNPI Kabupaten Deiyai, Tino Mote menilai, anggota DPRD Kabupaten Deiyai tidak berhasil dalam menjalankan tugas dan kewenangannya. Para wakil rakyat Deiyai ini tidak berhasil dalam hal pengawasan dana pembangunan Kabupaten Deiyai. Disisi lain, para wakil rakyat ini juga tidak berhasil dalam melahirkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Deiyai.     Ketidakberhasilan para wakil rakyat, menurut penilaian Tino Mote, tidak hanya itu. Tino juga mensinyalir Pemilukada Deiyai yang hingga saat ini terkatung-katung juga imba dari DPRD Kabupaten Deiyai.   “Dengan kondisi seperti ini, seluruh rakyat memandang bahwa DPRD Kabupaten Deiyai tidak berhasil dalam kewenangan tugas yang dipercayakan rakyat kepada DPRD ini,” ujar Tino Mote kepada media ini, melalui sambungan telepon, Minggu sore kemarin.   Lebih lanjut dikatakan, tuntutan DPRD Deiyai terhadap pemerintah daerah cukup tinggi. Banyak menuntut ini dan itu, sementara tugas dan kewenangannya sendiri tidak dijalankan dengan baik.   “Seluruh rakyat menyatakan bahwa DPRD periode pertama adalaah DPR boneka Kabupaten Deiyai,” ujarnya. (ros)