NABIRE - Dalam rangka meningkatkan pengetahuan petani dan staf teknis Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Intan Jaya, melaksanakan kunjungan dalam rangka pengembangan kapasitas kelembagaan petani di Balai Besar Pelatihan Pertanian di Kelurahan Batangkaluku, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.

Melalui rilis pers yang diterima Papuapos Nabire dari awak media setempat, kedatangan Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Intan Jaya diterima langsung Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Kabupaten Goa, Sabir, pada Selasa (29/06/21) lalu.

Kunjungan tersebut telah berlangsung selama tiga hari, sejak tanggal 29 Juni hingga 1 Juli 2021. Materi yang  diterima dari fasilitator yaitu budidaya tanaman sayuran dengan sistem hidroponik, budidaya tanaman hortikultura, budidaya tanaman kopi, dan budidaya jamur tiram. 

Selain itu perserta juga berkeliling BBPP Batangkaluku untuk melihat langsung dan berdiskusi tentang kegiatan budidaya dan paket teknologi yang ada.

Dalam sambutan penutup Kepala BBPP Kabupaten Goa, Sabir, menyampaikan ucapan terimakasih dan kepercayaan untuk memilih Balai Besar Pelatihan Pertanian Batangkaluku. 

“Kami berharap kepada peserta yang diikuti sebanyak 10 orang peserta ini agar ilmu yang diperoleh di balai ini nantinya bisa dikembangakan di wilayah kerja masing-masing,” kata sabair menutup kegiatan, Kamis (01/7/21) kemarin.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Intan Jaya, Decky Wenno menyampaikan terima kasih kepada BBPP Kabupaten Goa yang telah menerima pihaknya dengan baik dan turut memberikan materi dan latihan terkait pengembangan kapasitas kelembagaan petani.

“Kami kunjungi kesini ini sangat bermanfaat untuk peserta karena staf teknis dinas pertanian sangat sedikit yaitu hanya 2 orang staf teknis,” ujarnya.

Wenno mengatakan, Intan Jaya terletak 3500 meter dari permukaan air laut yang terdiri dari 8 distrik sehingga betul-betul kegiatan ini sangat dibutuhkan untuk penyegaran dan pemahaman tentang budidaya tanaman di dataran tinggi. (eby)