Tindakan Konkrit Dukung Posisi Strategis Nabire Sebagai Daerah Transit
NABIRE - Debat kedua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nabire yang berlangsung di Aula LPP Radio Republik Indonesia (RRI) pada beberapa hari lalu.

NABIRE - Debat kedua Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Nabire yang berlangsung di Aula LPP Radio Republik Indonesia (RRI) pada beberapa hari lalu.
Dalam debat tersebut Paslon nomor urut 02 mengatakan, langkah konkrit yang akan dilakukan adalah harus bekerjasama (MoU) dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah, sehingga bisa dimanfaatkan bersama-sama untuk pelayanan publik.
"Hanya karena sudah tergambar bahwa terminal sentral itu berada di Wonorejo, maka kami pemerintah daerah pun Pasar Karang kami siap pindahkan ke dekat areal terminal Provinsi Papua Tengah nantinya, sehingga di daerah karang itu kita akan bangun dan jadikan satu mall untuk pelayanan masyarakat di Kabupaten Nabire," ujar Mesak Magai.
Lanjutnya, di Kabupaten Nabire ini terletak wilayah pesisir dan gunung. Wilayah gunung mulai tahun 2025 kita sudah alokasikan anggaran untuk pelayanan subsidi dengan kerjasama dengan pihak armada helikopter untuk pelayanan daerah Dipa, Menou dan daerah Poronai di Wapoga.
Sehingga, tenaga medis, tenaga guru bisa terjangkau dan bisa terlayani untuk meningkatkan pelayanan. "Ini tahun 2025 melalui dana otonomi khusus kita sudah rencana dan sudah dibahas dan kita akan tetapkan untuk pelayanan publik Kabupaten Nabire," tutup Mesak.(joseph/rob)
Bagikan artikel ini



