Tim Pemenangan Nabire Siap Dudukkan Thomas Sondegau di Kursi DPRP
NABIRE - Tim Pemenangan Anggota DPR Papua Tomas Sondegau terus melakukan pendekatan terhadap warga masyarakat Kabupaten Nabire guna meraih suara untuk diberikan kepada salah satu Calon Anggota DPR Provinsi Papua Thomas Sondegau. Tim terus berusaha dan siap untuk membantu da
Bagikan
NABIRE - Tim Pemenangan Anggota DPR Papua Tomas Sondegau terus melakukan pendekatan terhadap warga masyarakat Kabupaten Nabire guna meraih suara untuk diberikan kepada salah satu Calon Anggota DPR Provinsi Papua Thomas Sondegau. Tim terus berusaha dan siap untuk membantu dan mendorong Thomas Sondegau duduk di kursi DPRP Papua untuk yang kedua kalinya.
Demikian disampaikan Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Kabupaten Nabire untuk Thomas Sondegau, Muhamad Asrori, Jum’at (14/3) ditengah-tengah persiapan syukuran pembentukan Posko Induk Pemenangan Thomas Sondegau, di SP 3 Wadio Distrik Nabire Barat.Di posko induk itu, nampak terpampang Baliho besar bergambar Thomas Sondegau yang diapit oleh Ketua DPW Partai Demokrat Provinsi Papua yang juga Gubernur Papua Lukas Enembe,S.IP.,MM., dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat yang juga Presiden RI Dr.H.Susilo Bambang Yudoyono.Dikanan kiri baliho itu berkibar Bendera sebagai lambing kebesaran Partai Demokrat.Untuk mewujudkan itu, Posko SP3 Wadio sebagai Posko Induk akan dibantu oleh 3 Posko lainya yang tersebar diwilayah Kabupate Nabire yakni Posko Yaro, Samabusa, dan Posko Lagari 2 Distrik Makimi.Menurut M. Asrori, 4 Posko akan bahu membahu untuk melakukan pendekatan secara intens kepada masyarakat Kabupaten Nabire sekaligus memperkenalkan dan menyampaikan apa yang menjadi visi dan misi Thomas Sondegau.Bahkan yang lebih hebat lagi, Tim Pemenangan Thomas Sondegau di Kabupaten Nabire merupakan tim yang sudah terbentuk sebelumnya saat menjadi tim waktu Pilkada Bupati dan Wakil Bupati Nabire serta Pilgub Papua.“Tim kami sudah terbentuk lama, yakni saat Pilkada Bupati Nabire dan Pilgub Papua.Tim ini tidak saya bubarkan dan saat ini kita kuatkan kembali dan berupaya menambah kekuatan untuk membantu, mendukung dan mendorong Bapak Thomas Sondegau duduk di kursi DPRP,” tegasnya.Sementara itu, Thomas Sondegau meminta kepada tim untuk menunjukan kinerjanya di Nabire guna meraih suara sebanyak-banyaknya.“Pada Pemilu 2009 saya tidak mendapatkan suara 1 (satu) suarapun dari Kabupaten Nabire, tetapi sebagai wakil rakyat termasuk Kabupaten Nabire saya tetap berjuanang agar warga masyarakat Kabupaten Nabire juga mendapat porsi pembagunan melalui dana-dana yang bersumber dari APBP Provinsi.Sekarang, buktikan bahwa kalian bisa membantu saya meraih suara di Kabupaten Nabire saya tidak akan bias dan tidak akan berjanji, tetapi akan saya buktikan bahwa kalian tidak akan sia-sia mendukung saya,” tegsanya.Politisi yang maju sebagai Caleg DPRP Papua lewat Dapil 3 (Nabire, Dogiyai, Paniai, Deiyai, Intan Jaya dan Mimika) melalui Partai Demokrat dengan Nomor Urut 7 tersebut menyatakan, dirinya tidak akan mengobral janji yang sulit ditepati, tepati akan berupaya, berusaha dan terus berusaha untuk memperjuangkan semua aspirasi masyarakat Kabupaten Nabire bila dirinya kembali duduk sebagai Anggota DPRP Papua.“Saya tidak akan berjanji, tetapi saya akan buktikan dengan memperjuangkan keinginan an aspirasi rakyat,” tandasnya.Terkait loyalitas terhadap partai, Thomas Sondegau mengatakan, dalam urusan itu bisa dlihat siapa yang bekerja sungguh-sungguh untuk membantu partai meraih suara.“Mari kita buktikan siapa yang loyal dan bekerja serius untuk guna partai guna meraih suara di daerah (Dapil),” ungkapnya.Disinggung adanya sejumlah kader dipusat yang tersandung masalah hukum karena masalah korupsi, Thomas Sondegau menyatakan tidak terpengaruh.“Kami di daerah tidak akan terpengaruh oleh hal itu, karena yang masyarakat adalah figur Caleg bukan parpolnya. Saya tetap optomis dan yakin bahwa figureDemokrat di Papua merupakan kader-kader yang siap untuk berjuang demi kesejahteraan rakyat,” pungkasnya. Sementara itu, saat ditanya keinginan masyarakat bila Thomas Sondegau duduk dikursi DPR Papua, Muhamad Asrori mengatakan adanya perhatian untuk masyarakat.“Sebenaranya masyarakat tidak menuntut yang banyak apalagi yang aneh-aneh. Masyarakat hanya minta diperhatikan syukur bila keinginan dan aspirasinya dipenuhi. Jangan seperti kebanyakan anggota dewan, banyak janji tetapi saat berhasil lupa segalanya, hanya mengurus diri sendiri dan golnganya, begitu dapat fasilitas seperti mobil berlomba-lomba ganti kaca riben, lewat ditengah masyarakat bukannya menyapa malah ditutup rapat-rapat.Kami tidak ingin seperti itu,” ungkapnya. (ing elsa)
Bagikan artikel ini


